Visual salah satu posko pengungsian akibat erupsi di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa (2/1/2024).
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dispora), meniadakan sementara kegiatan belajar mengajar pada beberapa sekolah yang ada di dua kecamatan terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Sekolah semester ini rencananya akan dimulai tanggal 4 Januari 2024, kami tiadakan sementara. Kami mempertimbangkan status gunung api. Itu langkah yang diambil," kata Kepala Dispora Kabupaten Flores Timur, Felix Suban Hoda dari Larantuka, Flores Timur, dikutip dari Antara, Selasa (2/2).
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur kembali erupsi pada 1 Januari 2024 menyusul kenaikan status dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga.
Akibatnya ada dua kecamatan yang terdampak erupsi itu yakni Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura.
Baca juga: 1.172 warga Wulanggitang NTT mengungsi, terdampak erupsi Lewotobi
Felix menyebut peniadaan pembelajaran sementara itu berlaku bagi jenjang pendidikan SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemkab. Adapun jumlah sekolah yang berada di Kecamatan Wulanggitang yaitu 14 SD dan 3 SMP, sedangkan 7 SD dan 2 SMP berada di Kecamatan Ile Bura.
Pemberlakuan peniadaan pembelajaran ini, kata Felix, berlaku selama satu minggu dulu. Kebijakan ini akan disesuaikan dengan perkembangan terkini dari status Gunung Lewotobi Laki-Laki.
"Kami terus lihat perkembangan, saya juga ke lokasi untuk menghibur para peserta didik yang berada di sana," ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, ada satu SMA di Kecamatan Ile Bura serta 3 SMA dan 1 SMK di Kecamatan Wulanggitang. Namun kewenangan terkait penghentian pembelajaran jenjang pendidikan SMA berada pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.
"Tentu ada SMA di wilayah kabupaten, tapi dari sisi kewenangan bukan di kabupaten," kata Felix.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi mengatakan penghentian sementara aktivitas belajar mengajar pada jenjang pendidikan SMA merupakan kondisi yang situasional.
Oleh karena itu sekolah juga berkoordinasi dengan koordinator pengawas (korwas) setempat atas siaga sekolah bencana.
"Ini pilihan tepat dengan perhatikan manajemen kebencanaan yang telah diperoleh selama ini," kata Linus.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
