Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Oktober 2023 | 16.20 WIB

8 Bulan Pilot Susi Air Masih Disandera KKB, Panglima TNI Bilang Begini

Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, yang ditawan KKB sejak tanggal 7 Pebruari lalu.(Antara) - Image

Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, yang ditawan KKB sejak tanggal 7 Pebruari lalu.(Antara)

JawaPos.com - Delapan bulan berlalu, upaya pembebasan Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens tak kunjung terlaksana. Warga negara Australia itu sampai sekarang masih ditawan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, pembebasan pilot tersebut masih mengutamakan negosiasi. Tokoh-tokoh setempat terus dikerahkan untuk melakukan konunikasi dengan KKB.

"Minta menggunakan cara-cara yang smart, yang tidak timbulkan masalah pada masyarakat. Kita tetap upayakan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, bisa melaksanakan nego untuk itu," kata Yudo, Sabtu (7/10).

Yudo mengatakan, pembebasan pilot Susi Air tidak mungkin menggunakan cara militer. Karena bisa menimbulkan kerugian lebih besar.

"Saya tidak mungkin menggunakan tenaga kekuatan militer hanya untuk itu, yang justru dampaknya akan lebih besar, lebih berat untuk Indonesia, untuk masyarakat, khususnya di Papua," jelasnya.

Sebelumnya, Susi Air membenarkan salah satu unit pesawatnya yang ditemukan terbakar di Papua. Maskapai menduga kuat jika pesawat sengaja dibakar oleh pihak tertentu.

Representatives Susi Air, Donal Fariz mengatakan, pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY dilaporkan hilang kontak di Bandara Paro pada Selasa (7/2) sekitar pukul 06.17 WIT. Pesawat seharusnya melaksanakan penerbangan dengan rute Timika - Paro - Timika.

Pesawat tersebut membawa 5 penumpang dan barang bawaan dengan total muatan 452 kilogram. Dua jam kemudian Susi Air mendapati ELT pesawat dalam posisi aktif pukul 09.12 WIT.

"Perusahaan kemudian menjalankan kondisi emergency di internal perusahaan dengan mengirimkan pesawat lain mengecek posisi Pesawat dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbakar di runway," kata Donal.

Donal menuturkan, maskapai menduga terbakarnya pesawat bukan karena gangguan teknis. Pasalnya, pesawat mendarat dan parkir dengan aman di lintasan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore