
Beras maknyuss, salah satu beras yang ditarik dari peredaran
JawaPos.com - Beras dengan merek Maknyuss dan Ayam Jago sudah mulai ditarik peredaraan di mini market. Dua merek beras itu sejak Jumat (21/7) malam sudah diintruksikan untuk ditarik.
Dewi karyawan Indo Mart di kawasan Lenteng Agung mengaku, dua beras itu sudah ditarik semuanya. Dia tidak mengetahui kenapa dua beras itu ditarik peredaraanya.
"Iya ditarik semalam, dari atasan cuma bilang ada yang enggak sesuai makanya ditarik," ujar Dewi kepada JawaPos.com, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (22/7).
Sementara Noviani karyawan Alfa Mart mengaku beras tersebut masih ada namun tidak dipajang. Karena sudah ada instruksi penarikan. "Iya memang sengaja diletakan di gudang semuanya enggak boleh dipajang," ujar Novi.
Novi menambahkan, beras dengan merek Makyuss memang laku karena selalu ada promo dengan harga menjadi Rp 62 ribu, dari harga asli Rp 82 ribu. Sedangkan untuk merek cap Ayam Jago jarang sekali ada promo harga produk itu berkisar Rp 108 ribu.
"Ini mau ditarik tapi masih ada di gudang. Katanya ada konsumen yang kecewa enggak sesuai," katanya.
Lebih lanjut Novi menambahkan, dari segi kualitas dua beras itu memang bagus ketimbang beras yang diproduksi oleh Alfa Mart sendiri. Dua beras tersebut apabila dimasak tidak berubah menjadi hitam.
"Iya padahal banyak yang suka beras ini, karena konsumen kecewa makanya ditarik," imbuhnya.
Kemudian, Alfa Midi dikawasan Lenteng Agung masih menjual beras dengan merek Maknyuss. Bahkan beras itu masih promo dengan harga Rp 62.500. Sedangkan beras Ayam Jago juga masih ada di Alfa Midi.
Karyawan Alfa Midi, Ongki Wibowo mengatakan belum dilakukan penarikan dua beras itu lantaran belum ada instuksi resmi dari Alfa Midi. Namun Ongki mengaku sudah mengetahui dua beras itu bermasalah dari tayangan televisi.
"Saya belum berani masukin (ke gudang) soalnya, belum ada email resmi untuk narik barang," kata Ongki.
Sekadar informasi Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memimpin langsung pengrebekan penimbunan beras yang dilakukan oleh PT IBU. Sebanyak 1.161 ton beras telah disita.
Pabrik itu diketahui berlokasi di Jalan Rengas KM 60 Kecamatan Kedung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam sidak itu Tito juga didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.
Saat ini sebanyak 15 orang telah diamankan oleh Korps Bhayangkara terkait penimbunan beras itu. Modusnya mereka menjual beras jenis IR64 dengan label Cap Ayam dan Maknyuss dengan harga Rp 20 ribu. Padahal itu adalah beras medium yang disubsidi oleh pemerintah dengan harga Rp 9 ribu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
