Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juli 2017 | 18.04 WIB

Penarikan Beras Maknyuss dan Ayam Jago Belum Serempak

Beras maknyuss, salah satu beras yang ditarik dari peredaran - Image

Beras maknyuss, salah satu beras yang ditarik dari peredaran

JawaPos.com - Beras dengan merek Maknyuss dan Ayam Jago sudah mulai ditarik peredaraan di mini market. Dua merek beras itu sejak Jumat (21/7) malam sudah diintruksikan untuk ditarik.

Dewi karyawan Indo Mart di kawasan Lenteng Agung mengaku, dua beras itu sudah ditarik semuanya. Dia tidak mengetahui kenapa dua beras itu ditarik peredaraanya.

"Iya ditarik semalam, dari atasan cuma bilang ada yang enggak sesuai makanya ditarik," ujar Dewi kepada JawaPos.com, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (22/7).

Sementara Noviani karyawan Alfa Mart  mengaku beras tersebut masih ada namun tidak dipajang. Karena sudah ada instruksi penarikan. "Iya memang sengaja diletakan di gudang semuanya enggak boleh dipajang," ujar ‎Novi.

Novi menambahkan, beras dengan merek Makyuss memang laku karena selalu ada promo dengan harga menjadi Rp 62 ribu, dari harga asli Rp 82 ribu. Sedangkan untuk merek cap Ayam Jago jarang sekali ada promo harga produk itu berkisar Rp 108 ribu.

"Ini mau ditarik tapi masih ada di gudang. Katanya ada konsumen yang kecewa enggak sesuai," katanya.

Lebih lanjut Novi menambahkan, dari segi kualitas dua beras itu memang bagus ketimbang beras yang diproduksi oleh Alfa Mart sendiri. Dua beras tersebut apa‎bila dimasak tidak berubah menjadi hitam.

"Iya padahal banyak yang suka beras ini, karena konsumen kecewa makanya ditarik," imbuhnya.

Kemudian, Alfa Midi dikawasan Lenteng Agung masih menjual beras dengan merek Maknyuss. Bahkan beras itu masih promo dengan harga Rp 62.500. Sedangkan beras Ayam Jago juga masih ada di Alfa Midi.

Karyawan Alfa Midi, Ongki Wibowo mengatakan belum dilakukan penarikan dua beras itu lantaran belum ada instuksi resmi dari Alfa Midi. Namun Ongki mengaku sudah mengetahui dua beras itu bermasalah dari tayangan televisi.

"Saya belum berani masukin (ke gudang) soalnya, belum ada email resmi untuk narik barang," kata Ongki.

Sekadar informasi Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memimpin langsung pengrebekan penimbunan beras yang dilakukan oleh PT IBU. Sebanyak 1.161 ton beras telah disita.

Pabrik itu diketahui berlokasi di Jalan Rengas KM 60 Kecamatan Kedung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam sidak itu Tito juga didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.

Saat ini sebanyak 15 orang telah diamankan oleh Korps Bhayangkara terkait penimbunan beras itu. Modusnya mereka menjual beras jenis IR64 dengan label Cap Ayam dan Maknyuss dengan harga Rp 20 ribu. ‎Padahal itu adalah beras medium yang disubsidi oleh pemerintah dengan harga Rp 9 ribu.

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore