Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juli 2017 | 13.00 WIB

Habib Rizieq Kutuk Penyerangan ke Hermansyah

Habib Rizieq - Image

Habib Rizieq

JawaPos.com - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang saat ini masih di Arab Saudi bereaksi terkait pengeroyokan oleh lima orang tidak dikenal terhadap Hermasyah (46), Pakar IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Melalui rekaman video berdurasi 5.11 menit yang beredar di kalangan wartawan, Habib Rizieq mengecam tindakan anarkis terhadap orang yang membela dirinya terkait kasus dugaan chat porno.

"Itu kesedihan saya, keprihatinan saya atas musibah yang menimpa Bapak Hermansyah yaitu ahli IT dari ITB yang selama ini selalu setia mendampingi  dalam hampir setiap Aksi Bela Islam," ujar Rizieq, Senin (10/7) dini hari.

Musibah yang menimpa Hermasyah pada hari Minggu (9/7) tidak bisa dipisahkan dari keterlibatannya dalam setiap Aksi Bela Islam. Bahkan Rizieq juga menduga serangan yang diterima oleh Hermansyah tidak bisa dipisahkan dari keterlibatannya dalam memberikan kesaksian-kesaksian sebagai seorang ahli, bahwa chat fitnah yang selama ini ditujukan kepada dirinya merupakan chat palsu penuh rekayasa.

"Saya sampaikan bahwa musibah yang menimpa beliau tidak bisa dilepaskan dari semangat juang beliau yang selama ini membela habib dan membela ulama," katanya.

"Musibah yang menimpa beliau adalah berupa upaya pembunuhan begitu sadis dan begitu keji tidak bisa dipisahkan dari kegigihan beliau di dalam menyampaikan yang hak," tambahnya.

Oleh sebab itu Rizieq  meminta kepada komponen seluruh Aksi Bela Islam semua harus ikut peduli, semua harus ikut bersuara tidak boleh membiarkan kebiadaban dan kekejian ini. Semua wajib mendorong aparat penegak hukum untuk mencari mengejar, memburu, menangkap, memproses hukum secara benar yaitu para pelaku penganiayaan yang dilakukan kepada Hermasyah.

Bahkan tegas Rizieq, seluruh Laskar FPI jangan boleh segan-segan untuk membantu arapat mengejar, mencari, memburu, menangkap semua para pelaku kejahatan tersebut. Namun apabila ada aparat tidak ingin memproses kasus itu dan membiarkan pelakunya berkeliaran, maka Rizieq meminta seluruh Laskar FPI di manapun berada untuk mencari, mengejar memburu, menangkap, memproses mereka secara hukum dan pelaku harus dihukum dengan berat.

"Karena mereka merusak dari pada stabilitas nasional, merusak dari pada keamanan negara, menghancurkan dan mengadu domba antara elemen anak bangsa," tegasnya.

Selain itu, Rizieq juga menyampaikan kepada keluarga Hermasyah semoga tetap sabar, tabah dan semoga Allah SWT memberikan kebahagiaan yang belipat ganda.

"Allah ganti segala musibahnya dengan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat‎," pungkasnya.

Sekadar informasi, Hermansyah dikeroyok dan ditusuk pada saat tengah mengendarai mobil bersama istrinya di KM 6 Tol Jagorawi pada Minggu (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu Hermansyah bersama sang istri hendak kembali ke rumahnya di Depok dari arah Jakarta.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di bagian kepala, leher dan tangan. Ia kemudian ditolong oleh petugas Jasa Marga dan dilarikan ke RS Hermina, Depok. Usai dioperasi, Hermansyah kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto.‎

Hermansyah sendiri merupakan saksi ahli yang menyatakan bahwa dugaan chat berkonten pornografi yang dilakukan oleh Habib Rizieq dan Firza Husein adalah rekayasa.(cr2/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore