
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Sahrul Ramadhan
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar turut melaksanakan kampanye Global Earth Hour. Lampu di sejumlah ikon sejarah dan kebudayaan Makassar akan dipadamkan sejenak. Antara lain di Monumen Mandala, Anjungan Pantai Losari, dan Lapangan Karebosi.
"Semua bergantung pada kemauan kami untuk memperbaiki lingkungan dan menghemat sumber daya alam terbatas untuk generasi penerus selanjutnya. Kesadaran adalah langkah awal yang akan membawa kami untuk sadar betapa pentingnya bumi ini," kata Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dalam keterangan resmi, Sabtu (30/3).
Aksi akan digelar serentak selama satu jam. Yakni mulai pukul 20.30 WITA hingga 21.30 WITA. Di saat yang sama, akan dipadamkan lampu-lampu di seluruh gedung perkantoran di kawasan pusat kota. Khususnya sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jenderal Sudirman, dan sekitarnya. Pemadaman juga berlaku pada lampu jalan di sekitar pusat kota.
Ramdhan mengajak warga ambil bagian pada kampanye Global Earth Hour. Aksi ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat dalam mendukung penghematan energi dan mengurangi pemanasan global.
"Saya berharap setiap individu yang berpartisipasi di Global Earth Hour tahun ini, dapat berkomitmen untuk melakukan aksi yang relevan untuk menyelamatkan lingkungan Indonesia, bahkan dunia," terang pejabat yang akrab disapa Danny Pomanto itu.
Wali Kota Makassar telah mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat untuk mendukung aksi penghematan energi. Surat tertanggal 11 Maret 2019, meminta kesediaan warga Makassar untuk memadamkan lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai di lingkungan masing-masing.
Surat imbauan dikirimkan kepada para rektor perguruan tinggi, kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN dan BUMD, camat dan lurah, perusda, hingga korporasi. Khusus camat dan lurah diminta mengimbau masyarakat di wilayah masing-masing untuk ambil bagian dalam gerakan Global Earth Hour.
Global Earth Hour sendiri diinisiasi World Wide Fund for Nature (WWF) pada 2007. Aksi digelar setiap Sabtu terakhir pada Maret. Kegiatan berupa pemadaman lampu dan listrik untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
