JawaPos Radar | Iklan Jitu

Polisi Bungkam, Rajendra Diketahui Menantu Terduga Teroris Ahmad Surya

26 Agustus 2018, 23:40:04 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ketua RW 01 Kanggraksan Utara, Mayko Anwar
Ketua RW 01 Kanggraksan Utara, Mayko Anwar (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Jajaran kepolisian masih terus berupaya mengungkap pelaku dan dalang di balik kasus penembakan petugas di tol Kanci-Pejagan, Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (24/8) malam. Dari sejumlah informasi yang didapatkan, diduga ketiga pelaku penembakan mempunyai keterkaitan dengan kasus terorisme.

Terlebih Rajendra Sulistiyanto, salah satu pria yang disebut-sebut terlibat dalam penembakan dua polisi tersebut diketahui menantu dari terduga teroris Ahmad Surya (AS), 40, yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di kawasan Perumnas, Jalan Tampomas D18 Kota Cirebon, pada 10 Juli 2018 silam.

Dalam sejumlah kesempatan, AS disebut-sebut terlibat dalam penyerangan Mako Brimob Kelapa Dua Depok beberapa waktu lalu.

"Rajendra ini warga saya. Ada hubungan keluarga dengan AS yang tertangkap waktu itu. AS ini mertua dari Jendra. Itu yang membuat warga tidak kaget saat rumahnya digeledah polisi," ujar Ketua RW 01 Kanggraksan Utara, Kelurahan/Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Mayko Anwar saat ditemui di kediamannya, Minggu (26/8).

Anwar menjelaskan, meskipun Rajendra tercatat sebagai warganya, namun yang bersangkutan berasal dari Brebes, Jawa Tengah. Adanya penggeledahan terhadap kediaman Rajendra, imbuhnya tidak membuat warga setempat kaget. Sebab, masyarakat sekitar sudah mengetahui bahwa Ahmad Surya dan Rajendra berurusan dengan kepolisian.

Sayangnya, pihak kepolisian belum dapat dimintai konfirmasi terkait rekam jejak pelaku dan keterakitan penembakan 2 polisi di tol Kanci-Pejagan dengan Rajendra maupun Ahmad Surya terkait kasus terorisme. Hingga proses penggeledahan rumah Rajendra di Kelurahan/Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy pun masih enggan memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.

Sememtara Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Rynaldi Nurwan hanya menegaskan kasus masih dalam tahap penyelidikan. "Masih (proses) lidik," ujarnya singkat.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up