Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 September 2020 | 20.25 WIB

Berstatus Kota Besar, Kini Medan Rangking 17 Nasional

Banjir merendam sejumlah kawasan di Kota Medan. (Dok. JawaPos.com) - Image

Banjir merendam sejumlah kawasan di Kota Medan. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Kota Medan untuk di tingkat Pulau Sumatera dapat dikategorikan sebagai kota besar. Namun di tingkat nasional, ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu berada di urutan 17.

Fakta itu sangat dimiriskan warga Kota Medan. Sebab, Kota Medan dapat disejajarkan dengan kota lain di Pulau Jawa, seperti Bandung, Semarang, atau Surabaya.

Ketua Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Sumut Farianda Putra Sinik Tanjung menyebut, Medan sebagai kota besar tapi faktanya hanya di posisi 17 kota terbaik nasional.

Dia berharap tiga tahun mendatang Kota Medan bisa masuk di jajaran 10 besar kota terbaik di Indonesia. "Mengurus Medan tidak mudah. Saya berharap pemimpin Kota Medan mendatang dapat mengembalikan lagi citra Kota Medan ini," ujar Farianda Putra Sinik Tanjung kepada JawaPos.com, Kamis (17/9).

Sebelumnya, Rabu (16/9) Bobby Nasution-Aulia Rachman bersilaturahmi dengan PKDP Sumut dan Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumut. Dua organisasi besar perantauan Minangkabau itu berharap Kota Medan bisa membuat warganya bangga.

Farianda menyadari bahwa membangun Kota Medan tidaklah mudah. Ketersediaan APBD pun tidak mampu untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur di Kota Medan. Selama ini persoalan mendasar bagi warga setempat terhadap kondisi infrastruktur adalah banjir. Setiap ada hujan, Kota Medan di bagian utara kerap terendam banjir. "Untuk itu, Medan butuh pemimpin baru yang punya kemampuan, punya jaringan, dan akses ke pusat," kata Farianda.

Bobby Nasution yang mendapat dukungan dari perantau Minang di Kota Medan merasa semakin optimistis menghadapi Pilwali Medan. Apalagi kini Bobby sudah menjadi dunsanak rang Minang. Pasalnya, kakak iparnya adalah orang Minang yang kini bersuku Chaniago.

"Pemimpin itu tidak hanya beri janji tapi harus bisa mengatasi masalah. Itulah yang akan kami lakukan," kata Bobby. Dia menargetkan siap mengurangi masalah infrastruktur, kesehatan, dan reformasi birokrasi di Kota Medan.

Di sisi lain, Aulia Rachman memuji kiprah masyarakat Minang di Kota Medan. Umumnya melakoni sektor UMKM. Produk UMKM yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Mereka harus naik kelas.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

https://www.youtube.com/watch?v=3p6EeBQaKng

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore