
Banjir merendam sejumlah kawasan di Kota Medan. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Kota Medan untuk di tingkat Pulau Sumatera dapat dikategorikan sebagai kota besar. Namun di tingkat nasional, ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu berada di urutan 17.
Fakta itu sangat dimiriskan warga Kota Medan. Sebab, Kota Medan dapat disejajarkan dengan kota lain di Pulau Jawa, seperti Bandung, Semarang, atau Surabaya.
Ketua Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Sumut Farianda Putra Sinik Tanjung menyebut, Medan sebagai kota besar tapi faktanya hanya di posisi 17 kota terbaik nasional.
Dia berharap tiga tahun mendatang Kota Medan bisa masuk di jajaran 10 besar kota terbaik di Indonesia. "Mengurus Medan tidak mudah. Saya berharap pemimpin Kota Medan mendatang dapat mengembalikan lagi citra Kota Medan ini," ujar Farianda Putra Sinik Tanjung kepada JawaPos.com, Kamis (17/9).
Sebelumnya, Rabu (16/9) Bobby Nasution-Aulia Rachman bersilaturahmi dengan PKDP Sumut dan Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumut. Dua organisasi besar perantauan Minangkabau itu berharap Kota Medan bisa membuat warganya bangga.
Farianda menyadari bahwa membangun Kota Medan tidaklah mudah. Ketersediaan APBD pun tidak mampu untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur di Kota Medan. Selama ini persoalan mendasar bagi warga setempat terhadap kondisi infrastruktur adalah banjir. Setiap ada hujan, Kota Medan di bagian utara kerap terendam banjir. "Untuk itu, Medan butuh pemimpin baru yang punya kemampuan, punya jaringan, dan akses ke pusat," kata Farianda.
Bobby Nasution yang mendapat dukungan dari perantau Minang di Kota Medan merasa semakin optimistis menghadapi Pilwali Medan. Apalagi kini Bobby sudah menjadi dunsanak rang Minang. Pasalnya, kakak iparnya adalah orang Minang yang kini bersuku Chaniago.
"Pemimpin itu tidak hanya beri janji tapi harus bisa mengatasi masalah. Itulah yang akan kami lakukan," kata Bobby. Dia menargetkan siap mengurangi masalah infrastruktur, kesehatan, dan reformasi birokrasi di Kota Medan.
Di sisi lain, Aulia Rachman memuji kiprah masyarakat Minang di Kota Medan. Umumnya melakoni sektor UMKM. Produk UMKM yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Mereka harus naik kelas.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3p6EeBQaKng

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
