Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Agustus 2018 | 18.06 WIB

Mahasiswa Jepang Belajar Bahasa Indonesia di UMM

BATIK: Mahasiswa Jepang Belajar soal Indonesia ke UMM. - Image

BATIK: Mahasiswa Jepang Belajar soal Indonesia ke UMM.

JawaPos.com - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi rumah bagi puluhan mahasiswa asal Jepang. Mereka mempelajari budaya dan bahasa Indonesia. Setidaknya ada 35 mahasiswa asal Negeri Sakura yang merasakan sehari berbudaya Indonesia.


Kiyokawa Joe, mahasiswa asal Wako University mengaku bahagia semenjak menginjak kaki di Indonesia. "Saya senang datang hari pertama di sini, orangnya ramah-ramah," ungkapnya.


Joe bersama rekan-rekannya tiba di UMM pada Senin (13/8) lalu. Mereka tergabung pada program Fieldwork of International Cooperation 2018. Di kampus putih itu, para mahasiswa asal Jepang disuguhi dengan berbagai kegiatan di Kelas Bahasa dan Budaya.


"Saya baru saja mengikuti kelas membaca dan berbicara bahasa Indonesia, selamat siang, terima kasih, nama saya Yuma,” tutur mahasiswa asal Jepang lainnya, Takashi Yuma sembari menjajal kemampuan Bahasa Indonesianya.


Sementara itu, Asisten Rektor Bidang Kerja Sama Soeparto menyatakan bahwa kunjungan para akademisi dari Jepang diharapkan dapat menjadi awal mula bagi UMM membangun kerja sama yang lebih luas. Utamanya dengan negeri sakura tersebut. "Saya berharap kunjungan ini bisa belanjut ke kunjungan-kunjungan lainnya. Terutama untuk kunjungan kerja sama," paparnya, Rabu (15/8).


Gayung bersambut, perwakilan dari Wako University Bambang Rudyanto juga menginginkan hal serupa dapat terlaksana. Ia bahkan berharap pada kerja sama selanjutnya, mahasiswanya dapat memperoleh beasiswa belajar Bahasa dan Budaya di UMM seperti mahasiswa asal Jepang yang lain.


"Di sini sudah ada beberapa mahasiswa asal Jepang yang belajar bahasa dan budaya. Saya harap kalian juga bisa seperti mereka," harap dosen asal Indonesia itu.


Usai Kelas Bahasa, acara yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UMM itu dilanjutkan dengan Kelas Budaya. Yaitu, membatik dan menari. "Saya pilih membatik, karena saya tidak pandai menari. Menari di sini indah sekali," ujar mahasiswa lainnya, Ito Takuto.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore