JawaPos Radar

Begini Kronologi Bentrok Berdarah di Empat Lawang

13/06/2018, 03:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Bentrok Empat Lawang
Kondisi tempat kejadian perkara bentrok antar timses dua paslon Bupati Empat Lawang, Selasa (12/6) sore. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Jajaran Polres Empat Lawang masih mendalami bentrok berdarah yang terjadi antara masing-masing paslon pendukung Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan, Selasa (12/6) malam. Terlebih dalam bentrokan tersebut diketahui seorang pendukung tewas dan tiga lainnya mengalami luka tembak.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan menerangkan, belum mengetahui persis kronologi kejadian tersebut. Namun, pihaknya menduga kejadian ini berawal dari saling ejek di antara masing-masing pendukung. Kemudian, kejadian ini diketahui oleh anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Hingga akhirnya paslon nomor urut 1 pun ditegur.

Tidak terima dengan teguran tersebut, membuat oknum pendukung David Haryanto-Eduar Kohar naik pitam dan diduga melakukan penganiayaan terhadap Panwascam. Mendengar kejadian tersebut memancing emosi pendukung paslon lainnya.

Bentrok Empat Lawang
Seorang pendukung diketahui menjadi korban dari insiden berdarah tersebut. (Istimewa)

Hingga, Selasa (12/6) sore terjadi penghadangan dan akhirnya terjadi bentrok antartimses dua paslon bupati Empat Lawang tersebut. "Satu korban tewas, tiga mengalami luka tembak di tangan dan kaki," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (12/6) malam.

Saat ini kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) sudah kondusif dan pihaknya telah mengerahkan personel untuk mengamankan di sekitar lokasi kejadian. "Kami masih memburu pelaku penembakan ini," tutupnya.

Seperti diketahui, proses pemilihan Bupati (Pilbup) Empat Lawang antara Paslon Bupati nomor urut 1 yakni David Hardiyanto-Eduar Kohar dengan Paslon Bupati nomor urut 2 yakni Joncik Muhammad-Yulius memanas.

Selasa (12/6) sore timses dua paslon tersebut terlibat bentrok hingga menyebabkan korban jiwa yakni Beni warga Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang. Ia tewas terkapar akibat tembakan dari salah satu timses paslon dan tiga orang lainnya mengalami luka tembak sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

(ce1/lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up