
DAM yang berada di Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang menjadi salah satu titik perhatian UPT PSDA Jatim untuk mencari tahu penyebab banjir.
JawaPos.com- Banjir yang melanda Kota Malang, kemarin (10/12), mendapat perhatian langsung dari UPT Pelayanan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Timur (Jatim). Pihaknya terjun langsung untuk mencari penyebab terjadinya banjir. Titik utama yang ditinjau yakni DAM 0503.0005 di Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang.
Kepala UPT BPSDA Jatim Pramono Hari mengatakan, pihaknya bersama dengan tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang telah mengecek pintu-pintu air. "Kami melakukan evaluasi terhadap banjir yang terjadi kemarin terutama di wilayah sekitar Jalan Soekarno-Hatta," ujarnya, Selasa (11/12).
Ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir melanda sebagian wilayah di Kota Malang. Selain karena faktor tingginya intesitas huja, banjir juga disebabkan karena banyaknya penyempitan saluran air. Hal itu diperparah dengan kebiasaan buruk warga yang membuang sampah sembarangan. "Sehingga, banyak penyumbatan-penyumbatan di sana," jelas Pramono.
Sebelumnya, sempat ada kabar bila terbukanya pintu air menjadi penyebab luapan air di beberapa anak sungai di wilayah Kota Malang. Namun, hal itu disangkal oleh Pramono. "Kalau masalah pintu (air), sebenarnya sudah kami tutup semua. Memang protapnya seperti itu," tuturnya.
"Jadi pada saat kami prediksi curah hujan tinggi, pasti kami tutup," lanjut Pramono.
Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan Pemkot Malang untuk bahu-membahu mengatasi problem banjir. Dia juga meminta masyarakat untuk turut membantu menjaga kebersihan saluran air. "Kami imbau pada masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran. Kemudian kalau membangun harus diperhatikan sempadan (tepian)-nya," ujarnya.
Pembangunan sembarangan yang memakan lahan di daerah aliran sungai (DAS) bisa mengambat laju air. "Karena kalau semua (DAS) ditutup (bangunan), kami tidak bisa masuk untuk melakukan normalisasi, pengerukan, dan sebagainya. Ke depan, kami dengan Pemkot Malang akan selalu bersinergi," ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras mengguyur Kota Malang, Senin (10/12). Derasnya hujan terjadi selama 1 jam. Di beberapa lokasi hujan bahkan mengguyur sekitar 2 jam.
Buruknya sistem drainase, menjadi pemicu banjir di Bumi Arema. Bahkan Wali Kota Malang Sutiaji, secara gantleman meminta maaf kepada warganya melalui Instagram.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022