Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 November 2018 | 02.30 WIB

Bersama Derai Air Mata, Fauzan Azima Dimakamkan di Tanah Kelahiran

DIMAKAMKAN: Fauzan Azima, 25, salah seorang korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang berhasil teridentifikasi tim DVI Polri telah dimakamkan di kampung halamannya, Minggu (4/11) siang. - Image

DIMAKAMKAN: Fauzan Azima, 25, salah seorang korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang berhasil teridentifikasi tim DVI Polri telah dimakamkan di kampung halamannya, Minggu (4/11) siang.

JawaPos.com - Fauzan Azima, 25, salah seorang korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang berhasil teridentifikasi tim DVI Polri telah dimakamkan di kampung halamannya, Minggu (4/11) siang. Jenazah Fauzan dimakamkan di kawasan Balai Mansiro, Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).


Jenazah Fauzan sendiri sampai di rumah duka sekitar pukul 10.15 WIB. Deraian tangis dan air mata tak terbendung menyambut dan mengantarkan almarhum hingga ke pembaringan terakhir.


Selain warga, sanak saudara dan koleganya, Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi turut melepas jenazah Fauzan hingga ke pusara. Fauzan sendiri adalah karyawan perusahaan Kantor Jasa Penilai Publik di Jakarta. Sebagai karyawan, Fauzan dikenal rajin dan termasuk menjadi andalan perusahaan.


Hal itu dinyatakan Managing Partner Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Satria Iskandar Satriawan yang turut melayat ke rumah duka untuk berbelasungkawa atas kepergian karyawannya.


Menurut Satriawan, korban kecelakaan pesawat Lion Air itu sudah 3,5 tahun bekerja sebagai penilai properti. "Fauzan itu rajin dan suka bekerja lembur hingga larut malam, mungkin karena masih bujangan ya. Anaknya jujur, baik, dan andalan di kantor," terang Satriawan di rumah duka.


Fauzan sendiri berangkat ke Pangkal Pinang dalam rangka tugas perusahaan. Rencanaya di sana (Pangkal Pinang), Fauzan akan melakukan penilaian properti aset Pertamina dan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada malam harinya.


Satriawan juga mengatakan, lima hari jelang petaka itu terjadi, Fauzan sempat bercanda dengan dirinya selaku atasan korban. "Dia mengingatkan saya soal sepeda motor yang ada di kantor agar diperbaiki. Kebetulankan, dia kan lulusan otomotif, jadi Fauzan mengatakan kepada saya sepeda motor jika lama tidak dipakai nanti rusak, biar Fauzan benerin," kata Satriawan.


Satriawan tidak menyangka, itu candaan terakhir dari anak buah penurut itu. "Saya tidak akan melupakannya. Orangnya baik, lucu, dan suka membantu. Sebelum orang mau minta tolong dia sudah lakukan, jadi Fauzan itu pengertian sekali," bebernya.


Selain itu, Fauzan diketahui juga dikuliahkan perusahan untuk menempuh pendidikan S1. Sebelumnya, Fauzan merupakan tamatan D3 Jurusan Otomotif di Universitas Negeri Padang. "Biaya kuliahnya dibayar kantor untuk mengambil S1," katanya.


Seperti diketahui sebelumnya, tiga korban Lion Air JT-610 yang baru berhasil diidentifikasi Tim DVI Polri akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Wakil Kepala RS Polri, Kombes Hariyanto, menuturkan ketiga jenazah bernama Fauzan, Wahyu, dan Endang akan segera diserahkan, sekaligus dengan surat keterangan kematian.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore