
Ilustrasi kegiatan industri. Dok JawaPos
JawaPos.com–Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur menggelar forum bisnis untuk mendukung realisasi green industry di Jawa Timur. Forum yang berlangsung virtual itu digelar di Hotel Shangri-La pada Kamis (30/9). Tema yang diangkat Green Industry As The Capital And Acceleration For Future Industrial Development.
Hadiri secara offline puluhan investor, Wali Kota Madiun Maidi, perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, serta himpunan pengusaha muda Indonesia (Hipmi) Jawa Timur. Lalu secara online, perwakilan pengusaha dari Malaysia serta Head of Second Cities Unit United Kingdom Embassy Samuel Hayes.
Kepala DPMPTSP Jawa Timur Aris Mukiyono mengatakan, Jawa Timur menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor investasi termasuk paling besar. Bahkan, hingga Juli, sektor investasi tercatat sudah mencapai Rp 34,9 triliun. ”Peningkatan yang terjadi ketika pandemi masih terjadi,’’ kata Aris pada Sabtu (2/10).
Peningkatan itu merupakan bukti Jawa Timur memiliki daya tarik bagi investor. Karena itu, promosi potensi terus dilakukan pemerintah provinsi untuk menarik perhatian.
”Ada program pemerintah yang diberi nama Green Industry. Itu sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan,’’ ujar Aris.
Ada beberapa kriteria yang wajib diterapkan pada green industry. Antara lain, efisiensi penggunaan energi, pengelolaan lingkungan produksi mulai dari awal hingga akhir, serta menggunakan bahan baku terbarukan.
Aris ingin forum tersebut memberi gambaran pada investor tentang potensi Jawa Timur. Selain itu, investor bisa merima penjelasan konsep green industry yang sedang digencarkan pemerintah.
”Intinya, kami ingin mempertemukan. Setelah bertemu lalu klik, investasi berjalan di Jawa Timur,’’ kata papar.
Salah satu potensi yang ditampilkan pada forum itu adalah Kota Madiun. Gambaran umum dan potensi disampaikan Wali Kota Madiun Maidi.
Wali Kota menjelaskan, Kota Madiun sangat kecil dan dikelilingi 11 kabupaten dan kota. ”Jumlah penduduk Kota Maidun sedikit, tapi jumlah penduduk yang mengelilingi kami mencapai 10 juta,’’ ucap Maidi.
Maidi memberi jaminan untuk menyediakan infrastruktur bagi investor yang masuk ke Kota Madiun. Maidi mengatakan pemkot tidak akan menarik retribusi karena pihaknya fokus pada multiplayer effect-nya.
Head of Second Cities Unit United Kingdom Embassy Samuel Hayes menceritakan tentang green industry di Inggris. Saat ini, beberapa konsep yang sudah diterapkan. Salah satunya 10 point plant yang diterapkan di negara tersebut. ”Proyek ini hemat, efisien, dan ramah lingkungan,’’ ungkap Samuel Hayes.
Dia juga memaparkan nilai lebih sistem green industry. Selain ramah lingkungan, biaya industri lebih hemat. Samuel yakin, green industry memiliki manfaatkan besar bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
