Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Juli 2026 | 06.35 WIB

Gangguan Mesin di Tengah Laut, 63 Penumpang KM Makmur Jaya Diselamatkan 

Seluruh penumpang KM Makmur Jaya berhasil diselamatkan setelah kapal tradisional yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (5/7). (Instagram: @jabodetabek24info) - Image

Seluruh penumpang KM Makmur Jaya berhasil diselamatkan setelah kapal tradisional yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (5/7). (Instagram: @jabodetabek24info)

JawaPos.com - Seluruh penumpang KM Makmur Jaya berhasil diselamatkan setelah kapal tradisional yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (5/7). Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman.

Merespons laporan yang diterima, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta langsung mengirimkan dua armada, yakni Kapal Penumpang Indra Kumala dan Kapal Patroli Hiu 5, untuk membantu penyelamatan para penumpang bersama instansi terkait.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi fokus utama dalam penanganan insiden tersebut.

"Keselamatan penumpang menjadi prioritas. Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan dua kapal milik Dinas Perhubungan untuk membantu proses evakuasi bersama unsur terkait. Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka sesuai tujuan," kata Budi dalam keterangannya.

KM Makmur Jaya diketahui merupakan kapal tradisional yang dikelola oleh masyarakat, bukan bagian dari armada milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kapal itu bertolak dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB.

Namun, sekitar pukul 09.55 WIB, pelayaran terhenti setelah mesin kapal mengalami kerusakan di perairan barat Pulau Pari. Dugaan sementara menyebutkan gangguan tersebut dipicu oleh bahan bakar yang tercampur air sehingga mesin tidak dapat beroperasi.

Laporan mengenai kejadian itu diterima petugas sekitar pukul 10.20 WIB. Setelah menerima informasi, tim gabungan dari berbagai instansi segera menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Dalam operasi tersebut, Kapal Penumpang Indra Kumala dan Kapal Patroli Hiu 5 milik Dishub DKI Jakarta mengangkut 63 penumpang. Sementara sebagian penumpang lainnya dievakuasi menggunakan kapal milik BPBD DKI Jakarta. Adapun penumpang yang merupakan warga Pulau Pari tetap berada di pulau tersebut.

Seluruh penumpang yang dievakuasi akhirnya tiba di Pulau Pramuka pada pukul 13.20 WIB dan dapat melanjutkan aktivitas dengan selamat sesuai tujuan perjalanan.

Penanganan insiden ini dilakukan secara terpadu oleh Dishub DKI Jakarta bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan, Kepolisian, BPBD DKI Jakarta, Satpol PP DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur terkait lainnya. Kolaborasi tersebut memastikan proses evakuasi berlangsung tertib, aman, dan tanpa kendala berarti.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore