
Sebanyak 1.859 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Dishub disiagakan dalam Operasi Ketupat Jaya 2026. (Istimewa)
JawaPos.com – Kabar baik bagi warga Tangerang yang berencana pulang kampung tahun ini. Operasi Ketupat Jaya 2026 resmi dimulai hari ini, Jumat (12/3). Fokus utamanya ialah memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan mulus tanpa hambatan.
Mengusung tema "Mudik Aman Keluarga Bahagia", operasi besar-besaran ini akan berlangsung selama 13 hari ke depan hingga 25 Maret 2026. Tidak tanggung-tanggung, ratusan ribu personel gabungan disiagakan di seluruh Indonesia untuk menjaga kenyamanan masyarakat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pelayanan maksimal adalah prioritas utama.
Baca Juga:Kapal Tanker Terbakar di Selat Hormuz, Eskalasi Serangan Bayangi Klaim Kemenangan Trump atas Iran
"Mudik tahun ini mengusung tagline Mudik Aman Keluarga Bahagia. Seluruh personel harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujarnya.
Ribuan Personel Kepung Titik Rawan di Kota Tangerang
Khusus di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, sebanyak 1.859 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Dishub sudah menempati pos masing-masing. Langkah ini diambil karena Tangerang merupakan jalur perlintasan krusial bagi pemudik menuju Jawa maupun Pelabuhan Merak.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menjelaskan, ribuan personel tersebut akan tersebar di berbagai titik strategis.
"Sebanyak 7 pos kami dirikan, terdiri dari 1 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu, yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota," kata Jauhari.
Mau Mudik? Titip Kendaraan Gratis di Polres!
Ada fasilitas menarik bagi Anda yang khawatir meninggalkan kendaraan di rumah. Polres Metro Tangerang Kota membuka layanan penitipan kendaraan gratis. Fasilitas ini tersedia baik di tingkat Polres maupun Polsek jajaran.
"Bagi masyarakat yang akan mudik dan ingin meninggalkan kendaraannya dengan aman, kami menyediakan layanan penitipan kendaraan secara gratis di Polres maupun Polsek. Untuk di Polsek jajaran khusus kendaraan roda dua," jelas Jauhari.
Layanan ini menjadi solusi jitu untuk meminimalisir risiko pencurian kendaraan saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal mudik.
Waspada Cuaca Ekstrem dan Jalur Alternatif
Selain keamanan dari tindak kriminal, potensi adanya gangguan alam akibat cuaca ekstrem juga menjadi perhatian. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan tinggi masih mengintai, sehingga potensi banjir dan tanah longsor harus diantisipasi sejak dini.
