
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (17/12). (Istimewa)
JawaPos.com–Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Rabu (17/12). Pelantikan ini menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam menempatkan orang yang tepat di posisi strategis secara objektif dan transparan.
"Saya mengucapkan selamat kepada 11 pejabat yang baru saja dilantik. Jabatan ini merupakan tanggung jawab dan sekaligus ujian. Karena itu, saya berharap, integritas, dedikasi, loyalitas dan kesungguhan untuk bekerja dapat dilakukan sebaik-baiknya," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Selama 10 bulan memimpin DKI Jakarta bersama Wakil Gubernur Rano Karno, Pramono Anung memastikan sistem meritokrasi berjalan murni. Tidak ada istilah titipan atau kedekatan personal dalam penunjukkan pejabat.
Bahkan, Pramono mengungkapkan bahwa dia tidak mengenal secara pribadi sebagian pejabat yang dilantiknya. Hal ini membuktikan bahwa penilaian murni didasarkan pada kinerja dan rekam jejak.
"Kami memastikan setiap jabatan strategis di lingkungan Pemprov DKI Jakarta diisi ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Bahkan mungkin di antara saudara-saudara yang saya lantik hari ini belum pernah berjabat tangan dengan saya. Namun, capaian kinerja saudara-saudara yang menjadi dasar utama pelantikan ini," tegas Pramono Anung.
Sorotan utama dalam pelantikan kali ini jatuh pada komposisi pejabat terpilih. Dari 11 nama, lima di antaranya adalah perempuan. Ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov DKI sangat mendukung kepemimpinan yang inklusif.
Sejarah baru pun tercipta dengan dilantiknya Iin Mutmainah sebagai Wali Kota Jakarta Barat. Penunjukan Iin menjadi momen spesial karena Jakarta sudah cukup lama tidak memiliki wali kota perempuan.
Terakhir kali posisi wali kota diisi perempuan adalah pada 1 April 2008, saat Sylviana Murni memimpin Jakarta Pusat.
"Di Jakarta, isu gender tidak pernah menjadi persoalan. Untuk jabatan strategis, kami memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang berprestasi," kata Pramono.
Politikus PDIP ini meminta para pejabat baru untuk langsung tancap gas. Dia mengingatkan pentingnya soliditas tim di bawah kepemimpinannya bersama Rano Karno alias Bang Doel, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan persiapan Natal serta Tahun Baru.
"Kita bekerja sebagai satu kesatuan dalam keluarga besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang saya pimpin bersama Bang Doel dengan menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan transparansi. Meritokrasi menjadi landasan utama dalam membangun Jakarta ke depan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja secara profesional serta menjunjung tertib administrasi," jelas Pramono.
Berikut adalah nama-nama pejabat yang baru saja dilantik untuk memperkuat kinerja Pemprov DKI:

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
