
Ayu Puspita, owner wedding organizer, tersangka kasus penipuan dan penggelapan dengan korban mencapai ratusan orang dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 16 miliar. (tiktok: bolehjadi666)
JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) telah menentapkan Ayu Puspita sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan. Dia menjadi tersangka bersama seorang bernama Dimas. Dalam laporan yang dibuat di Polres Metro Jakut, Ayu sebagai pemilik Wedding Organizer (WO) By Ayu Puspita Wedding Service and Planner ada 87 korban.
Kapolres Metro Jakut Kombes Erick Frendriz menyampaikan bahwa Ayu dan Dimas sudah ditahan. Berdasar pemeriksaan yang sudah dilakukan sejauh ini, Ayu berperan sebagai penanggung jawab dan pengendali setiap kegiatan yang diorganisir oleh WO miliknya. Sementara Dimas bertugas membantu Ayu, termasuk melakukan lobi dengan calon klien.
”Pada hari ini, kami dari Polres Metro Jakarta Utara sudah menetapkan 2 orang tersangka dengan inisial A (Ayu), perempuan dan D (Dimas), laki-laki. Peran A sebagai penanggung jawab dari semua kegiatan, kemudian D yang membantu melaksanakan seluruh kegiatan tersebut,” jelasnya.
Selain 2 tersangka itu, Polres Metro Jakut sempat mengamankan 3 orang lainnya. Namun pemeriksaan mereka diteruskan oleh Polda Metro Jaya. Sebab, tidak hanya berlokasi di Jakut, diduga kuat ada korban-korban lain yang merasa dirugikan oleh Ayu namun lokasinya berada di luar wilayah hukum Polres Metro Jakut. Sehingga penanganannya diserahkan kepada Polda Metro Jaya.
Selain mendalami keterangan kedua tersangka, Polres Metro Jakut juga tengah mendalami keterangan korban. Erick menyatakan bahwa penyidik kini tengah memeriksa korban satu per satu. Termasuk diantaranya mencari tahu kerugian yang dialami oleh korban. Sehingga nantinya polisi dapat mengkalkulasi angka kerugian dari tindakan yang dilakukan oleh Ayu lewat operasional WO miliknya.
”Pelapor yang mencapai jumlah 87 orang itu masih running, belum semuanya kami selesaikan pemeriksaan dan kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini,” jelasnya.
Oleh polisi, Ayu dan Dimas dijerat menggunakan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Ancaman hukumannya 4 tahun penjara. Polisi memastikan akan menyampaikan secara lebih detail kerugian yang dialami oleh para korban setelah pemeriksaan selesai dilakukan. Mengingat jumlah korban yang melapor ke Polres Metro Jakut saja sudah puluhan orang.
”Karena ini kan ada 87 yang mengaku sebagai korban. Ini kan baru sebagian yang kami periksa. Nanti setelah terhimpun semuanya, tentunya akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
