Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 03.47 WIB

Proyek Pedestrian Ciater Telan Anggaran Rp 7,1 Miliar jadi Sorotan, Kejari Tangsel Cek Kualitas Material

Sejumlah pejalan kaki menyeberang di pedestrian light controlled (Pelican) di depan stasiun Cikini, Jakarta, Senin (15/09/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah pejalan kaki menyeberang di pedestrian light controlled (Pelican) di depan stasiun Cikini, Jakarta, Senin (15/09/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Anggaran Rp 7,1 miliar yang digelontorkan untuk membangun pedestrian segmen 3 di Jalan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) menuai sorotan. Untuk memastikan proyek yang menelan anggaran dalam jumlah besar itu berjalan dengan baik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel turun tangan. Mereka mengawasi pembangunan pedestrian tersebut.

Dalam keterangan resmi pada Jumat (10/10), Kejari Tangsel menyatakan bahwa pengawasan yang disertai peninjauan kualitas pedestrian tersebut dilaksanakan bersama Inspektorat Kota Tangsel dan unsur terkait dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Salah satu tujuan pengawasan dan peninjauan proyek itu adalah memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan ketentuan yang berlaku.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tangsel Ronny Bona Tua Hutagalung menyampaikan bahwa sinergi pengawasan yang dilakukan oleh instansinya dengan jajaran Pemkot Tangsel adalah kegiatan rutin. Pihaknya  memberikan pendampingan hukum atau legal assistance demi memastikan ketepatan penggunaan material dalam proyek infrastruktur tersebut. 

"Ini merupakan bentuk sinergi yang terjalin erat antara inspektorat dan kejaksaan dalam rangka pengawasan bersama. Kami fokus pada pengecekan teknis seperti jenis, ketebalan, dan ukuran material yang digunakan, untuk memastikan semuanya sesuai dengan rencana anggaran dan spesifikasi teknis," terang dia.

Menurut Ronny, tindak lanjut pengawasan fisik akan terus dilakukan oleh instansinya. Sehingga pengawasan dan peninjauan pembangunan proyek tersebut akan terus dilakukan. Kejari Tangsel menekankan pentingnya kehati-hatian dan kepatuhan kepada pihak kontraktor pelaksana dan pengawas proyek yang kini menarik atensi publik tersebut.

"Kami berharap pelaksana dan pengawas dapat bekerja dengan cermat dan teliti dalam penggunaan material. Proyek ini sangat penting karena akan menjadi fasilitas yang bermanfaat dan nyaman bagi masyarakat di Kota Tangsel," kata doa. 

Dalam keterangan yang sama, Kepala Bidang Drainase dan Pedestrian Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel Saflinawati menyampaikan permohonan maaf dan meminta pengertian dari masyarakat atas potensi gangguan aktivitas selama masa konstruksi proyek tersebut.

"Kami upayakan agar pekerjaan pedestrian Ciater ini dapat diselesaikan tepat waktu dan berfungsi maksimal untuk kepentingan masyarakat," ujar Saflinawati.

Pihaknya mengaku senang karena Kejari Tangsel turun tangan dengan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap proyek tersebut. Dia berharap, program pembangunan di Tangsel bisa berjalan lebih baik, transparan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih serta berorientasi pada pelayanan publik.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore