Potret Ardiansyah saat bertugas sebagai Tim Damkar. (Istimewa untuk JawaPos.com)
JawaPos.com - Pengalaman panjang membawa salah seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) bernama Ardiansyah melalui banyak hal. Lebih dari 21 tahun pengabdian sejak 2003, mengajarkan pria yang akrab dipanggil Weki itu susah-senang, manis-pahit, serta beragam tugas membekas dalam benak dan pikirannya.
Weki kini mendapat kepercayaan menjadi pengendali operasi Unit Rescue Sektor 4 Kecamatan Pasar Minggu. Jauh sebelum bertugas di Pasar Minggu, dia lebih dulu bekerja di Lebak Bulus.
Sebagai petugas damkar yang punya spesialisasi rescue, sehari-hari dia memang lebih banyak berurusan dengan tugas-tugas penyelamatan. Mulai urusan teknis, taktis, sampai mistis.
Puluhan tahun bekerja, Weki belajar banyak dari pengalaman. Khususnya saat mengawali karir sebagai petugas damkar pada bagian rescue. Saat berbagi kisah dengan JawaPos.com, ingatannya membawa dia terbang jauh ke belakang.
Mundur beberapa tahun. Dia memang tidak ingat utuh, penyelamatan itu dilakukan kapan dan dimana. Namun, tugas tersebut membekas sampai saat ini.
”Saya pernah evakuasi jenazah dari dalam sumur, dulu, sudah lama sekali. Tapi, yang tidak saya lupa proses evakuasinya,” kata dia.
Seperti biasa, setelah mendapat laporan dari masyarakat, dia bersama tim rescue langsung merapat ke lokasi kejadian. Hari itu, laporan yang diterima adalah evakuasi jenazah dari dalam sumur.
Korban seorang kakek yang terjatuh saat hendak mengambil air wudhu. Usai melakukan asesmen dan menghitung secara teknis dan taktis, Weki mulai beraksi.
Menggunakan berbagai perlengkapan rescue, Weki masuk dan turun ke dalam sumur tersebut. Sesuai perhitungannya, jenazah dapat dijangkau dan langsung diikat untuk diangkat.
Dia yakin ikatan sudah kencang, jenazah siap ditarik keluar dari dalam sumur. Namun, dia dan tim kaget karena di tengah sumur jenazah itu lepas dan jatuh.
Tentu Weki tidak menyerah begitu saja. Langkah serupa dilakukan seperti pertama kali dia masuk ke dalam sumur. Jenazah diikat dengan kencang. Dicek lebih dulu untuk memastikan bisa diangkat dari dalam sumur.
Setelah yakin, evakuasi dimulai. Lagi-lagi, jenazah itu lepas dan kembali masuk ke dalam sumur. Sempat bingung, akhirnya Weki berujar dalam hati.
”Saya izin sama yang punya badan. Bapak, izin mau angkat dulu ke atas ya. Setelah izin, jenazah bisa naik. Susah dipercaya memang. Tapi, sampai sekarang itu saya terapkan,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022