Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Juni 2025 | 01.18 WIB

Pemprov DKI Jakarta Ikut Patungan Proyek Tanggul Laut Jakarta, Proyeksi Kontribusi Rp 16 Triliun Per Tahun

Suasana proyek pembangunan tanggul laut atau Giant Sea Wall Jakarta di kawasan Kosambi, Tangerang, Banten, Sabtu (13/1/2023). - Image

Suasana proyek pembangunan tanggul laut atau Giant Sea Wall Jakarta di kawasan Kosambi, Tangerang, Banten, Sabtu (13/1/2023).

JawaPos.com – Pemprov DKI Jakarta menyatakan komitmennya mendukung pembangunan mega proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim, Jumat (13/6).

Respons ini muncul setelah Presiden Prabowo secara terang-terangan mencari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di JCC Senayan, Kamis (12/6).

Presiden ingin memastikan kehadiran Jakarta dalam pendanaan proyek strategis nasional tersebut, khususnya bagian Teluk Jakarta yang membutuhkan dana antara 8 hingga 10 miliar dolar AS.

"Terkait pidato Pak Prabowo kemarin sudah cukup jelas ya, beliau menyampaikan bahwa beliau beberapa waktu sebelum hari tersebut pidato, bertemu dengan Pak Pram. Juga telah mengirim utusan untuk berbicara dengan Pak Pram dan Pak Pram menyanggupi. Kita melihat dari situ saja," ujar Chico.

Lebih lanjut, Chico menegaskan sikap Pemprov DKI Jakarta terhadap permintaan pemerintah pusat. Pemprov DKI Jakarta pun akan patuh dengan arahan Prabowo.

"Intinya pemerintah provinsi DKI Jakarta tentunya akan patuh pada arahan pemerintah pusat yang dipimpin Pak Prabowo," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya telah mendapat konfirmasi langsung dari Gubernur DKI soal dukungan terhadap proyek tersebut. Bahkan, Prabowo menyebut DKI Jakarta siap urunan dana karena APBD-nya yang besar.

"Saya dapat jawaban 'dukung'. Alhamdulillah. Karena APBD-nya DKI sangat besar. Jadi saya bilang DKI harus urunan. Pemerintah pusat urunan," kata Prabowo.

Presiden juga sempat menyinggung ketidakhadiran Pramono dalam acara penutupan ICI 2025.

"Khusus untuk Teluk Jakarta, kemungkinan 8 sampai 10 miliar dolar (AS). Kalau 8 sampai 10 miliar dolar, saya kira kita sendiri mampu. Di sini ada hadir Gubernur DKI? Tidak? Enggak hadir? Waduh. Coba diselidiki kenapa tidak hadir,"  ujar Prabowo berkelakar.

Megaproyek tanggul laut raksasa ini rencananya akan membentang sepanjang 500 kilometer dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur.

Khusus untuk Teluk Jakarta, anggaran sebesar 1 miliar dolar AS (setara Rp 16,3 triliun) per tahun disebut menjadi proyeksi kontribusi dari DKI Jakarta.

Prabowo menekankan bahwa proyek ini mendesak untuk menyelamatkan rakyat dari ancaman air laut yang makin serius.

Meski membuka peluang investasi asing dari China, Jepang, Korea, Eropa hingga Timur Tengah, ia menegaskan proyek tetap akan jalan dengan kekuatan anggaran dalam negeri.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore