Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 17.23 WIB

Jakarta dan Sekitarnya Masih Kerap Hujan Lebat padahal Sudah Pertengahan Mei, BMKG: Musim Kemarau Tahun Ini Lebih Pendek

Ilustrasi cuaca hujan di Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi cuaca hujan di Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Warga Jakarta dan sejumlah wilayah Indonesia masih terus diguyur hujan meski kalender sudah menunjukkan pertengahan Mei.

Lantas, bukannya sekarang seharusnya sudah musim kemarau? Ini penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  tentang penyebab Jakarta dan sekitarnya masih diguyur hujan lebat.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, musim kemarau 2025 diprediksi lebih pendek karena beberapa faktor, meskipun El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dalam kondisi normal.

Dampaknya, jangka waktu musim hujan di Indonesia akan jadi lebih panjang, seperti yang terjadi saat ini. 

"Kemarau pendek atau musim hujannya lebih panjang. Sehingga sampai sekarang masih musim hujan itu belum habis-habis gitu," ujar Guswanto kepada JawaPos.com, Rabu (14/5).

Padahal, kata Guswanto, umumnya pada Maret, April, Mei telah masuk fase pancaroba terakhir. "Nanti Juni, Juli, Agustus itu akan masuk kemarau full," terangnya.

Terdapat tiga penyebab utama musim kemarau di Indonesia menjadi lebih pendek. Pertama ialah kondisi La Nina Lemah. "Awal tahun 2025 diprediksi akan mengalami La Nina lemah, yang dapat meningkatkan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia," ucapnya.

Penyebab kedua, meningkatnya suhu laut di wilayah Indonesia. Hal itu meningkatkan penguapan air laut. 

"Suhu laut yang meningkat dapat mempengaruhi pola curah hujan, tetapi dalam kasus ini, tidak menyebabkan kemarau panjang karena kondisi ENSO yang netral," jelasnya.

Dan ketiga, prediksi curah hujan normal.  Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami curah hujan normal hingga atas normal pada tahun 2025, sehingga musim kemarau tidak terlalu panjang.

"Sehingga dari tiga hal itu, terutama nomor satu dan nomor dua, kondisi la nina lemah di awal tahun dan suhu laut yang saat ini masih meningkat di wilayah Indonesia, itu yang menyebabkan curah hujan di wilayah Indonesia itu masih terus terjadi," imbuhnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore