Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 05.38 WIB

Ratusan Warga Jakut, Jaktim, dan Bekasi, Demo Tuntut RDF Rorotan Ditutup, Ini Tanggapan Gubernur Pramono Anung

Ratusan warga berunjuk rasa di depan Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jumat (21/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Ratusan warga berunjuk rasa di depan Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jumat (21/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com–Ratusan warga berunjuk rasa di depan Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jumat (21/3) sekira pukul 16.00 WIB. Massa aksi berasal dari tiga wilayah yakni warga Rorotan, Jakarta Utara; Harapan Indah Bekasi, dan Perumahan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur. Mereka meminta agar fasilitas pengelolaan sampah tersebut ditutup secara permanen.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah mengetahui aksi demonstrasi warga sejak beberapa hari sebelumnya.

”Saya tahu bahwa akan ada demo, dari beberapa hari yang lalu, saya tetap datang,” ujar Pramono di Masjid Jami Tangkuban Perahu, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (21/3).

Pramono memastikan, pihaknya tidak akan menghindar dari polemik RDF Rorotan. Dia telah memerintahkan sejumlah anak buahnya untuk segera memperbaiki apa yang menjadi keluhan warga.

”Saya sebagai pemimpin gak pernah menghindar untuk hal-hal seperti itu, bahkan kami yang kemudian mengundang untuk dialog kemarin di Rorotan. Nah nanti setelah ada perbaikan kami, saya akan sampaikan,” kata Pramono Anung.

Diketahui, warga di sekitar RDF Rorotan, Jakarta Utara; mengaku mulai mengalami sejumlah masalah kesehatan setelah uji coba RDF Rorotan dilakukan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta Asep Kuswanto mengakui, sudah ada 11 anak yang dilaporkan mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan 3 anak lainnya terkena infeksi mata.

Mereka yang terpapar merupakan warga Perumahan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, 800 meter dari lokasi RDF Rorotan. Mereka sebelumnya juga telah mengeluhkan terkait bau sampah dan asap hitam dari uji coba pengelolaan sampah di lokasi RDF Rorotan.

”Anak-anak yang kemarin dilaporkan terdampak kemarin ada 11 katanya kena ISPA dan 3 kena infeksi mata,” ujar Asep di Semper, Cilincing, Jumat (21/3).

Asep mengaku telah meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga sekitar. Sehingga, kesehatan warga dapat terpantau dengan baik.

Menanggapi kekhawatiran warga, Pemprov DKI juga akan memperketat pemantauan kualitas udara di sekitar RDF. Sejumlah alat pemantau akan dipasang, terutama dalam radius 5 km dari lokasi RDF.

”Kemudian juga tadi permintaan kemarin kan paling tidak radius 5 km itu ada satu SPKU (Stasiun Pemantau Kualitas Udara),” jelas Asep.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore