
Photo
JawaPos.com - Ratusan siswa diberikan edukasi pencegahan virus Korona. Edukasi diberikan oleh Unit Pelayanan Angkutan Sekolah (UPAS). Kegiatan ini melibatkan dokter serta tenaga penyuluh dari Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Rencananya, edukasi akan diberikan secara bergantian kepada siswa SD serta SMP selama kurun waktu 1 bulan.
Edukasi diberikan kepada 120 siswa SDN Ciracas 10 yang mengikuti wisata edukasi ke Satria Mandala dan Monas. Sosialisasi dilakukan oleh tim penyuluh kesehatan Puskesmas Kecamatan Kramat Jati saat dalam perjalanan berwisata. Mereka juga diwajibkan mencuci tangan saat naik bus sekolah menggunakan hand sanitizer yang tersedia di dalam bus.
Kepala UPAS Dinas Perhubungan DKI, Ali Murtadho mengatakan, sosialisasi dan edukasi yang dilakukannya ini untuk memindak lanjuti Ingub DKI no 16/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease atau Covid-19. Dimana siswa yang berwisata edukasi menggunakan bus sekolah, selama perjalanan diedukasi tentang virus corona dan pencegahannya.
"Kita kerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Kramat Jati untuk sosialisasi dan edukasi penanganan virus Korona. Agar siswa bisa memiliki pengetahuan tentang Korona," kata Ali Murtadho, Jumat (6/3).
Menurutnya, selain sosialisasi pihaknya juga menyiapkan hand sanitizer di 176 bus yang dioperasikan. Selain itu, semua armada tersebut juga menayangkan audio visual atau video tentang sosialisasi corona dan penanganannya. Penayangan video ini diputar setiap harinya selama bus sedang mengangkut pelajar. Selain itu, bus juga dibersihkan lima kali dalam sehari. Termasuk jok, hand grip, gagang pintu hingga kemudi dibersihkan dengan cairan desinfektan.
Sementara, Median Decardo, salah seorang dokter umum Puskesmas Kecamatan Kramat Jati mengatakan, sosialisaai yang disampaikan ke pelajar adalah tentang pencegahan corona dan penanganannya. Hal utama yang harus dilakukan adalah dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Misalnya cara mencuci tangan yang baik, sebelum dan setelah beraktivitas. Kemudian bagaimana asupan gizi yang seimbang
"Termasuk tentang kesehatan secara umum juga kita berikan. Misalnya saat batuk, harus ditutup dengan tangan. Jika ada cairan harus dibersihkan dengan tisu atau sapu tangan dan setelahnya cuci tangan," kata Median.
Sedangkan Kepala SDN Ciracas 10, Warsinah mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan ini. Karena 120 siswanya diedukasi tentang virus corona dan penanganannya, saat aedang perjalanan berwisata edukasi. Dengan begitu, pihaknya merasakan lebih aman dan nyaman saat membawa peserta didiknya berwisata edukasi menggunakan bus sekolah.
"Kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi karena banyak keuntungan yang didapat dari kegiatan ini. Selain bisa berwisata secara gratis, juga mendapatkan tambahan pemgetahuan tentang virus Korona dan penanganannya. Ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami," tutupnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
