Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Januari 2020 | 20.54 WIB

Kasudin SDA Jakbar Diperiksa Polisi Terkait Banjir

Warga mengungsi di Halte Transjakarta Jembatan Baru, Daan Mogot, Jakarta, Sabtu (4/1/2020). Menurut warga mereka terpaksa memilih mengungsi ke halte tersebut akibat kurangnya posko pengungsian di sekitar lokasi terdampak banjir. Foto: Dery Ridwansah/ Jawa - Image

Warga mengungsi di Halte Transjakarta Jembatan Baru, Daan Mogot, Jakarta, Sabtu (4/1/2020). Menurut warga mereka terpaksa memilih mengungsi ke halte tersebut akibat kurangnya posko pengungsian di sekitar lokasi terdampak banjir. Foto: Dery Ridwansah/ Jawa

JawaPos.com - Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat Purwanti Suryanadari diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait banjir yang melanda kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Dalam selebaran yang beredar, Purwanti dipanggil pada Senin, (6/1) kemarin, pukul 09.00 WIB. Purwanti dipanggil untuk dimintai keterangan terkait laporan masyarakat yang menyebutkan pompa air di kawasan Daan Mogot yang tidak berfungsi. Sehingga mengakibatkan banjir pada Rabu (1/1) lalu.

Kanit 5 Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Noor Maghantara membenarkan pemanggilan kepada Purwanti. "Iya betul, beliau (Purwanti) hadir," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (7/1).

Maghantara menyebut ada 20 pertanyaan yang ditanyakan kepada Purwanti terkait banjir lalu. "Kemaren ada pula yang datang dari koordinator dan operator. Ada sekitar 6 orang, 3 dari Sudin Jakarta Barat," imbuhnya.

Maghantara menuturkan, pemanggilan ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang menduga pompa tidak berfungsi yang mengakibatkan banjir. Informasi itu kemudian ditelusuri oleh polisi guna mencari kebenarannya.

"Kemarin ada genangan air yang cukup lama surut di daerah itu, lalu ada informasi kemudian kita cek lapangan lalu klarifikasi pihak-pihak yang penangguhan jawab sekitar itu aliran sungai maupun pompa-pompa yang dari Pemprov. Semua baru sebagian, karena banyak pihak, akan kita terus maraton," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Purwanti enggan bicara banyak soal pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian. Ia mengaku diperiksa polisi soal banjir yang terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. "Kok banyak yang nanya soal itu (pemeriksaan polisi-red). Terkait banjir tgl 1 januari di Jalan Daan Mogot," tulis Purwanti saat dihubungi JawaPos.com.

Menurut Purwanti, penyidik hanya mengklarifikasi penyebab banjir yang terjadi di Jalan Daan Mogot. Sehingga, pemeriksaan itu hanya berkutat pada persoalan banjir di Jakarta Barat. "Hanya klarifikasi saja," pungkas dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore