
Trotoar yang ditutup dengan kawat berduri di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
JawaPos.com - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menginstruksikan jajarannya agar segera menata ulang trotoar di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Hal itu ia ungkapkan usai meninjau trotoar yang baru dibuka kembali pada Jumat (9/6) lalu.
"Pagi ini saya mengecek apa yang masih kurang. Contohnya, kita akan bersihkan, di sana ada pohon yang memang sudah ada, tapi kita rapikan. Artinya, kita perbaiki juga wilayah ini," ujarnya, Minggu (11/6).
Dalam peninjauan itu, ia melihat trotoar yang sudah lama tak dijamah pejalan kaki itu tampak kotor dan tak terawat. Oleh karena itu, Heru meminta jajaran yang bersangkutan untuk segera melakukan penataan.
"Memang dari awal saya ingin ada kemudahan bagi warga, yang dari arah Tugu Tani bisa terus berjalan ke arah Patung Kuda, supaya nyaman. Harapannya, ke depan dapat berfungsi secara optimal," pungkas Kepala Sekretariat Presiden itu.
Sebelumnya, Koalisi Pejalan Kaki (Kopeka) meminta agar Pemprov DKI Jakarta segera berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk membuka blokade trotoar di depan kantor tersebut yang ada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Menurut Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus, tak semestinya trotoar di depan gedung tersebut diblokade dengan alasan keamanan. Pasalnya, banyak juga keamanan pejalan kaki yang terenggut lantaran hak trotoarnya terampas.
Oleh karena itu, ia meminta agar Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono maupun Kementerian Luar Negeri dapat berkomunikasi dengan Kedubes AS untuk berkomunikasi terkait hal ini.
"Kalaupun Pj Gubernur tidak sanggup, sampaikan ke Kemenlu, biar Kemenlu yang berkomunikasi. Apaa iya juga harus presiden yang turun tangan ngurusin begini," kata Alfred saat dihubungi wartawan, Rabu (7/6).
Hal itu menurutnya mesti tegas dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, jika di waktu pagi dan sore, ia menuturkan bahwa volume pejalan kaki di area tersebut semakin membeludak. "Yang hanya diproteksi dengan trafficcone. Dan bulan lalu saya sempat menolong ojek online yang terjatuh di situ karena dia menghindari pejalan kaki di batas traffic cone," tegasnya. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
