Dedi Mulyadi bertanya ke salah satu warga asal Jayabaya, Parung Panjang, terkait pertanggung jawaban perusahaan tambang usai dirinya mengalami cacat permanen akibat kecelakaan. (Youtube)
JawaPos.com - Salah satu pria dari Jagabaya, Parung Panjang, Bogor, diundang oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk datang ke kantor Gubernur Jawa Barat, di Bandung untuk bertemu dengan dirinya secara langsung.
Dalam pertemuan itu, dia bercerita menjadi korban truk tambang di Parung Panjang. Dia kena senggol truk tambang sampai mengalami cacat permanen. Bapak itu tidak bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk keluarganya sejak peristiwa kecelakaan terjadi sampai saat ini.
Dedi Mulyadi lantas bertanya apakah ada pertanggung jawaban dari truk tambang atau pengusaha tambang atas kecelakaan yang dialaminya. Bapak itu mengaku tidak ada sama sekali.
Jangankan bertanggung jawab memberikan sejumlah uang untuk meringankan bebannya setelah mengalami cacat permanen akibat terjadinya kecelakaan, bapak itu menyebut biaya rumah sakit saja perusahaan tambang tidak membiayai.
"Bapak diobatin? Dibiayai?," tanya Dedi Mulyadi.
"Nggak, nggak ada yang biayai," jawabnya.
KDM tampak terkejut mendengar pernyataan dari bapak itu. Dia kemudian bertanya apakah sempat membuat laporan polisi atas peristiwa tak menyenangkan dialaminya. Bapak itu mengaku tidak sempat membuat laporan polisi dengan mempertimbangkan kondisinya yang sudah hampir sekarat.
"Nggak ada yang ngaduin. Sekarang saya cacat permanen, tidak bisa kerja. Jangankan kerja, jalan juga nggak bisa,"katanya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
