Viral hajatan mewah anak Kades di Cimanggis. (Platform X).
JawaPos.com - Sebuah pesta khitanan di Cimanggis, Kabupaten Bogor, mendadak viral di media sosial lantaran digelar layaknya resepsi artis papan atas. Yang bikin viral lantaran penyelenggaranya.
Hajatan tersebut bukan milik selebritas, melainkan acara keluarga Abdul Azis Anwar, Kepala Desa Cimanggis sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor.
Dalam rekaman video yang beredar, lorong sepanjang sekitar 150 meter disulap menjadi tenda megah dengan dekorasi bunga segar, tata cahaya dramatis, hingga panggung utama mirip pelaminan pernikahan.
Karangan bunga ucapan selamat dari sejumlah pejabat, termasuk Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, turut menghiasi lokasi acara.
Fenomena ini menuai pro-kontra di tengah masyarakat. Di satu sisi, sebagian warga menilai pesta tersebut sebagai urusan pribadi.
Namun di sisi lain, publik mempertanyakan wajar atau tidaknya gaya hidup seorang kepala desa yang menurut aturan hanya bergaji Rp 2,4 juta per bulan.
Menanggapi sorotan tersebut, Abdul Azis menyebut kekayaannya tidak bersumber dari jabatan kepala desa, melainkan dari usaha Event Organizer (EO) yang telah ia tekuni lebih dari 20 tahun.
Meski begitu, polemik tetap mencuat karena pesta mewah itu dinilai kontras dengan kondisi sebagian desa yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Dekorasi mewah khitanan anak kades Cimanggis. (tangkapan layar).
Reaksi publik di media sosial pun beragam. Sejumlah warganet menuliskan kritik pedas. “Kepala desa gaji 2 jutaan, tapi hajatan bisa semewah ini. Jangan-jangan ada yang enggak beres,” tulis seorang pengguna X.
Netizen lain menilai pesta tersebut tidak etis di tengah kondisi masyarakat desa yang masih banyak membutuhkan bantuan. Namun ada pula yang membela, dengan menyebut bahwa tidak adil jika semua kesuksesan kepala desa selalu dikaitkan dengan anggaran publik.
Kasus ini kembali mengingatkan pada pentingnya transparansi keuangan pejabat desa di tengah meningkatnya alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat.
Publik menilai keterbukaan informasi dan gaya hidup sederhana seharusnya menjadi teladan bagi aparatur desa, terutama di tengah upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
