Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Januari 2025 | 23.14 WIB

Pantas Jakarta Diguyur Hujan Lebat, Ada Gabungan Fenomena Alam Lokal Hingga Global Yang Terjadi Bersamaan, Begini Penjelasan BMKG

Aktivitas warga saat banjir merendam pemukiman padat penduduk RT 011 RW 016 kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Eabu (29/01/2025). Banjir muncul karena Jakarta diguyur hujan lebat.

 
 
 
JawaPos.com-Hujan lebat yang terjadi di Jakarta hingga menyebabkan banjir beberapa hari terakhir disebabkan terjadinya sejumlah fenomena alam. 
 
 
Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramdhani menjelaskan, hujan lebat yang terjadi disebabkan berbagai fenomena atmosfer global, regional, dan lokal. 
 
Fenomena global dan regional yang dimaksud meliputi, adanya aktivitas gelombang Rossby Equatorial yang sedang aktif meningkatkan pembentukan awan konvektif di wilayah Indonesia. Kemudian, nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang negatif, menunjukkan adanya daerah dengan aktivitas konveksi kuat.
 
Selain itu, terjadi juga Monsun Asia yang membawa massa udara lembap dari belahan bumi utara, memperkuat potensi hujan lebat. Seruakan dingin (Cold Surge) dari Siberia memperkuat Monsun Asia dan meningkatkan kelembapan udara di Indonesia, terutama di wilayah Jabodetabek.
 
"Kemudian, Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS) yang signifikan pada tanggal 27 Januari 2025, mendukung transportasi uap air dari Samudra Pasifik barat menuju Indonesia," ujar Andri, Kamis (30/1).
 
Sedangkan faktor lokal disebabkan tingginya kelembapan udara (80%-90%) di lapisan atmosfer 925–500 mb yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Indeks labilitas atmosfer yang tinggi, menunjukkan kondisi atmosfer yang mendukung pembentukan awan konvektif secara intensif.
 
Efek konvergensi angin di sekitar Jakarta meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
 
"Kombinasi faktor-faktor tersebut menciptakan kondisi atmosfer yang sangat mendukung hujan lebat dalam beberapa hari terakhir, sehingga meningkatkan risiko genangan dan banjir di Jakarta," terangnya. 
 
Diketahui, hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Selasa (28/1) sore menyebabkan puluhan RT dan ruas jalan mengalami banjir. Tercatat terdapat 54 RT dan 23 ruas jalan mengalami banjir hingga ketinggian 1 meter. 
 
Banjir pun masih terjadi hingga kini. Terdapat 854 KK dengan 2.244 jiwa harus mengungsi di tenda pengungsian. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore