JawaPos.com - Pelajar berinisial, DS, yang menjadi korban tabrak lari truk wing box ugal-ugalan di Kota Tangerang telah menjalani operasi. Tindakan operasi dilakukan pada bagian kaki kanan DS yang terlindas truk. Pergelangan kakinya pun membengkak lantaran terjadi penyumbatan pada aliran darah.
"Karena jaringannya itu tidak mengalirkan darah, jadi di bagian pergelangan itu darahnya mampet di situ dan tidak bisa mengagir ke bagian bawah kaki, jadi menimbulkan pembengkakan," ujar Kakak DS, Adam Rediansyah saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (2/10/2024).
Adam mengungkapkan, insiden yang terjadi berpotensi membuat kaki sang adik tidak dapat kembali seperti sediakala. "Kejadian ini membuat masa depan adik saya terancam dikarenakan bagian kaki yang dioperasi tidak dapat kembali seperti sediakala," ucap Adam.
Diketahui, detik-detik tertabraknya DS tertangkap dalam sebuah rekaman CCTV. Dalam video yang viral itu memperlihatkan dua orang siswi menjadi korban tabrak lari sopir bus ugal-ugalan di Kota Tangerang, Kamis (31/10/2024).
Insiden itu terjadi di Jl. KH. Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang, atau tepatnya dekat dengan Asy-Syukriyyah Islamic School. Video itu memperlihatkan JFN, 24, yang tengah mengendarai truk wing box secara ugal-ugalan. Truk berwarna hijau itu kemudian menabrak sebuah mobil MPV berwarna putih.
Mobil putih itu kemudian terseret hingga sekitar 10 meter lalu menabrak dua orang siswi yang tengah berboncengan mengendarai sepeda motor berwarna merah.
Kedua siswi itu kemudian terjatuh dan masuk ke dalam kolong truk dan membentur keras ke aspal. Kedua orang siswi itu kemudian dilarikan ke RS EMC Tangerang.
Salah satu korban berinisial DS, 17, mengalami luka pada bagian kepala dan mendapatkan 16 jahitan pada kepala bagian depan. Selain itu, DS juga mengalami luka pada bagian kaki.
Sementara temannya, RG, 17, hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki. RG telah lebih dahulu diperkenankan pulang untuk rawat jalan. Sedangkan DS masih harus menjalani rawat inap.
Diketahui, selain DS dan RG terdapat dua pasien lainnya yang dirawat di RS EMC. Mereka ialah driver ojek online berinisial CH, 39 dan NH, 61, yang merupakan penumpang mobil. Keduanya mengalami luka ringan dan diperkenankan pulang untuk menjalani rawat jalan.