
Berlatih Bahasa Isyarat,Seorang peserta sedang memperagakan beberapa simbol abjad menggunakan kedua tangan jum
JawaPos.com - Di tengah derasnya kabar buruk yang membanjiri media sosial, TV dan radio, sebuah acara unik hadir dengan fokus pada kabar baik.
Acara yang digelar Saksi-Saksi Yehuwa ini adalah rangkaian pertemuan tahunan mereka di 2024 yang mengambil tema 'Beritakan Kabar Baik!'. Acara ini terbuka untuk umum dan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada akhir pekan tanggal 21 Juni 2024.
Acara yang digelar secara gratis ini diperkirakan akan menarik lebih dari 15.000 hadirin dari Jakarta dan sekitarnya. Kehadiran para peserta dalam rangkaian acara yang berlangsung selama 15 hari dan tersebar di akhir pekan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian daerah, melalui belanja di toko-toko, menginap di hotel, dan makan di restoran setempat.
Uniknya, salah satu sesi pertemuan di Jakarta akan diadakan pada 12-14 Juli di Gedung Maria Convention Hall dengan juga menggunakan bahasa isyarat. Pertemuan ini unik karena diadakan di seluruh dunia, baik dalam format mendengar maupun bahasa isyarat, dengan tujuan mengupas cara menghadapi masa depan dengan optimis meskipun ada berbagai kesulitan dalam kehidupan.
Sekitar 700 hadirin diprediksi datang dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk Jabodetabek, Bandung, Denpasar, Malang, Manado, Solo, Surabaya, Yogyakarta, Cilacap, Purwokerto, hingga Balikpapan.
Acara ini sepenuhnya menggunakan bahasa isyarat untuk melayani teman-teman disabilitas tuli, serta melibatkan banyak penerjemah serta relawan disabilitas tuli dari seluruh dunia.
"Pertemuan ini merupakan acara penting sepanjang tahun bagi ribuan orang yang ingin merasakan hal-hal positif dalam kehidupan mereka, dan kami senang bisa menikmati acara ini sekali lagi di kota yang ramah dan bersahabat ini," kata Yohan Pradana, juru bicara Saksi-Saksi Yehuwa Regional Jakarta.
"Beritakan Kabar Baik!' ini juga akan menampilkan berbagai video berdasarkan Alkitab, ceramah, dan wawancara mengenai topik-topik seperti:
Mengapa Kita Butuh Kabar Baik?
Kenapa Kita Tidak Perlu Takut pada Kabar Buruk?
Kabar Baik Sanggup Mengalahkan Kabar Buruk.
Selain itu, akan ada drama video dua bagian yang sangat menarik bagi para hadirin pada hari Jumat dan Sabtu.
Acara ini diharapkan tidak hanya memberikan inspirasi dan optimisme bagi para pesertanya, tetapi juga memperkuat komunitas lokal dengan mempertemukan orang-orang yang memiliki visi dan tujuan yang sama untuk membawa kebaikan dan harapan di tengah dunia yang penuh tantangan. Untuk diketahui, di tahun lalu, hampir 13 juta orang hadir di lebih dari 6.000 lokasi acara di seluruh dunia. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
