
PERKEMBANGAN POSITIF: Cristalino David Ozora sekembalinya dari latihan di ruang fisioterapi menuju ruang ICU Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta (1/4). Itu latihan pertama David di ruang fisioterapi.
JawaPos.com - Cristalino David Ozora memang tampak sudah dapat berkomunikasi dengan baik di depan kamera. Namun, menurut perwakilan keluarga David, Alto Luger, sebenarnya komunikasi yang dijalin dengan keponakannya itu lebih banyak tidak nyambungnya.
"Iya memang kalau dibanding beberapa minggu lalu itu saat ini lebih lancar (komunikasinya). Cuma masih banyak yang belum nyambungnya," kata Alto saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (11/4).
Hal itu menurutnya lantaran penyebab penganiayaan yang menimpa David dengan adanya masalah pada bagian kepala anak SMA tersebut. Diketahui bahwa David disebut mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI).
"Jadi ada pernyataan-pernyataan dia yang nggak sinkron dengan apa yang terjadi sekarang. Jadi misalnya dia ditanyain 'Kamu tau ada di sini?'. Dia bilang dia nggak tau kenapa ada di sini," jelasnya.
"Kemudian misalnya soal berhitung, ditanyain 5+5 berapa itu, dia jawabnya 3. Kemudian ada beberapa sih," pungkas Alto.
Sebelumnya, Cristalino David Ozora, korban penganiayaan brutal oleh Mario Dandy Satriyo dinyatakan mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI). Hal itu disampaikan ayah David, Jonathan Latumahina.
Jonathan menjelaskan bahwa efek dari DAI ini adalah membuat pengidapnya akan mengalami penurunan kualitas hidup dan cacat permanen. DAI ini sendiri merupakan salah satu kerusakan pada saraf.
"Efek dari DAI adalah penurunan kualitas hidup dan cacat permanen," ujarnya dalam unggahan di Twitter resminya, Kamis (30/3).
Penyebabnya, ia mengatakan bahwa otak pengidap DAI mengalami trauma berat yang membuat otak mengalami pergeseran ekstrem. Hal itu membuat serabut-serabut saraf atau akson pecah.
"David alami ini dan koma," kata pengurus GP Anshor itu.
Adapun tugas dari akson yang ada di dalam otak itu, ada jutaan jumlahnya yang seperti kabel. Tugasnya adalah untuk komunikasi antar-saraf.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
