
Kondisi jalan Kelok 44 di Kelok 10 yang amblas akibat curah hujan tinggi pada Minggu (26/7) malam. Yusrizal/Antara
JawaPos.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta menargetkan perbaikan Jalan RA Kartini yang amblas rampung diperbaiki pekan ini. Saat ini, perbaikan jalan tersebut diketahui tengah dilakukan oleh pihak Bina Marga bersama Dinas Sumber Daya Air.
"Mudah-mudahaan minggu ini selesai. Begitu konstruksi bawahnya selesai, kita amankan yang di atas," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Jumat (3/3).
Ia mengaku optimistis hal itu dapat sesuai target. Menurutnya, kerusakan yang terjadi di jalan tersebut tidak terlalu besar, meski di sisi lain ia mengakui kerusakan mencapai hampir 20 meter dengan kedalaman 6 meter.
"Iya (seminggu beres). Orang cuma sedikit kok cuma beberapa meter," ucap Hari.
Terkait dengan penyebab amblasnya jalan itu, menurutnya karena ada kebocoran saluran air tepat di bawah jalan tersebut. "Jadi, itu amblas karena di bawah kan ada saluran gorong-gorong pecah. Jadi, air terus-menerus akhirnya jalanan longsor," ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/3).
Dengan bocornya saluran air tersebut, kata Hari, tanah yang menahan jalan tersebut sedikit demi sedikit terkikis dan terjadi longsoran yang kemudian membuat jalan amblas. "Akhirnya beban itu enggak ada penahan, fondasinya langsung roboh ke bawah amblas," paparnya.
Senada dengan Hari, salah satu petugas Dinas Sumber Daya Air yang tengah memperbaiki jalan yang amblas tersebut mengatakan bahwa jalan itu amblas karena bocornya saluran air di kedalaman 8 meter tersebut. "Di bawah ini kan ada saluran tuh dua meter, di kedalaman 8 meter. Jadi, saluran itu bocor," ungkapnya kepada JawaPos.com.
Saat jalan amblas pun, ia menuturkan bahwa saluran air itu terlihat bocor parah dan membuat air keluar dalam jumlah besar. "Keliatan pas ambruk airnya gede di bawah. Bentuknya aliran air kayak terowong, dua meter, beton," tandasnya.
Sebelumnya, Kemacetan mengular di Jalan arteri RA Kartini, Cilandak, Jakarta Selatan siang ini. Hal itu lantaran sebagian jalan di jalur tersebut amblas sejak Minggu, (26/2) lalu saat jalan tersebut diguyur hujan.
Pantauan JawaPos.com di lokasi, terlihat jalan yang amblas itu cukup dalam untuk membuat mobil truk hanya terlihat atasnya saja jika terjerembab di lubang itu. Para petugas gabungan dari Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga berkumpul di sekitar lubang jalan untuk melakukan perbaikan.
Alat-alat berat berupa ekskavator hingga truk juga berkali-kali hilir mudik membawa muatan. Petugas mengatur lalu lintas yang padat di jalan sebelum lubang yang menganga itu.
"Macet mah udah biasa di sini. Tapi emang bikin nangis kalau pagi sama sore. Apalagi pagi tadi," ujar salah satu petugas SDA kepada JawaPos.com, Jumat (3/3).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
