Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Februari 2023 | 17.55 WIB

Keluhan Konser Dewa di JIS, JakPro Belum Selesai Berembuk dengan EO

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - PT Jakarta Propertindo (JakPro) selaku pengelola Jakarta Internasional Stadium (JIS) mengaku bahwa pihaknya bersama dengan Event Organizer (EO) konser Dewa 19, Sabtu (4/2) lalu sudah membuat perencanaan dengan matang. Hitungan fasilitas juga sudah disesuaikan dengan pengunjung yang akan datang.

"Sudah dihitung. Mereka kan tahu jumlah tiket. Waktu dengan polisi juga diklarifikasi, dikonfirmasi. Kalau jumlah penontonnya sekian, shuttlenya sekian, polisinya sudah mengingatkan," ujar VP Corporate JakPro Syachrial Syarif saat dihubungi JawaPos.com, Senin (6/2).

Hitungan itu juga kata Syachrial, sudah termasuk dengan shuttle bus hingga pintu masuk dan keluar area konser legenda musik Indonesia itu. Namun, ia mengaku belum mengetahui alasan sebetulnya di balik banyaknya pengunjung yang kesulitan mengakses shuttle bus.

"Saya sih enggak berani menjelaskan, karena itu sudah disimulasikan oleh EO-nya," jelasnya.

Saat simulasi, Syachrial juga menerangkan pihaknya mendapat informasi pintu masuk ke area panggung konser. Sebetulnya direncanakan dua gate, yaitu di ramp barat dan Timur. I

"Cuma nggak sampai ramp timur itu di ramp barat sudah stuck ya, jadi memang berhenti di situ, turun di situ. Jadi, seolah-olah hanya satu (pintu masuk) gitu. Sebetulnya nggak sih," jelasnya.

Namun begitu, hingga kini ia menyampaikan bahwa JakPro masih belum melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait pelaksanaan konser Dewa 19 di JIS itu. Ia mengaku bahwa hari ini pihaknya akan melakukan evaluasi secara komprehensif bersama penyelenggara.

"Evaluasi kami belum terapkan. Karena evaluasi kan dilakukan bersama teman-teman komersial. Mungkin teman-teman koordinasi bersama EO," pungkasnya.

Sebelumnya, pengalaman menonton konser salah satu legenda belantika musik Indonesia di Jakarta Internasional Stadium (JIS), yaitu Dewa 19 tak seindah yang dibayangkan. 75.000 bah manusia yang datang ke lokasi itu ternyata menguji kesiapan fasilitas stadion yang katanya bertaraf internasional tersebut.

Kebanyakan penonton, Baladewa dan Baladewi hanya menikmati konser itu ketika nyanyian didendangkan. Namun, saat akan masuk dan keluar dari arena konser itulah banyak orang mengeluhkan fasilitas JIS yang sudah pernah dijadikan tempat salat Id itu.

Adriansyah Yasin, salah satu penonton konser Dewa 19 mengaku JIS belum cukup siap untuk menampung kegiatan dengan puluhan ribu orang seperti pada Sabtu (4/2) malam kemarin. Pasalnya, transportasi umum, lokasi parkir, hingga trotoar yang ada di JIS belum mampu menampung pengunjung sebanyak itu.

"Resep sempurna membuat bencana seperti Kanjuruhan kembali terjadi," ujarnya kepada JawaPos.com, Minggu (5/2).

Adri menyebut bahwa saat hendak keluar dari arena konser, semua orang, puluhan ribu orang, hanya diberi satu akses pintu keluar. Hal itu tentunya membuat penumpukan di lokasi dan antrean mengular tak henti.

Penderitaan pun tak berhenti di situ. Saat akhirnya dapat keluar dari arena stadion, ia mengatakan bahwa fasilitas jalanan yang tak bertrotoar membuat dirinya lebih merasa was-was lagi untuk berjalan kaki.

"Keluar dari stadion langsung disambut jalan tak bertrotoar, akses bus shuttle yang nggak jelas. Buat apa stadion bagus tapi infrastruktur pendukungnya nggak ada sama sekali?" protesnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore