Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Oktober 2022 | 17.19 WIB

Sebelum Bunuh Icha, Tiga Hari Rudolf Belajar Membunuh Tanpa Suara

Pelaku pembunuh wanita yang jasadnya dibuang di tol Becakayu, Bekasi terekam CCTV Apartemen. (Istimewa) - Image

Pelaku pembunuh wanita yang jasadnya dibuang di tol Becakayu, Bekasi terekam CCTV Apartemen. (Istimewa)

JawaPos.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih mengembangkan kasus pembunuhan Ade Yunia Rizabani alias Icha, 36, oleh Christian Rudolf Tobing, 36. Hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku memang sudah berniat membunuh Icha.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, Rudolf sempat mencari informasi di internet, perihal membunuh orang. Selama tiga hari, hal itu dipelajari hingga eksekusi kepada Icha pun terlaksana.

"Pelaku men-searching lagi bagaimana cara membunuh orang supaya tidak bersuara. Itu dipelajari selama tiga hari," kata Panji kepada wartawan, Senin (24/10).

Cara itu yang akhirnya dipakai Rudolf saat membunuh Icha. Korban tewas usai ditampar hingga dicekik oleh Rudolf. Cara membunuh dipelajari oleh Rudolf karena batal memakai jasa pembunuh bayaran.

"Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup," jelas Panji.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap pria inisial R, 36, pelaku pembunuhan perempuan inisial AYR, 36, yang jasadnya ditemukan di kolong Tol Becakayu, Pondok Gede, Bekasi. Dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku merupakan rekan kerja korban. Motif pelaku melakukan aksi nekatnya itu karena yang bersangkutan merasa sakit hati.

"Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, yang bersangkutan telah membunuh korban dengan motif tersangka sakit hati," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, Jumat (21/10).

Menurut Kombes Hengki, aksi pembunuhan terjadi di sebuah apartemen di kawasan Pramuka, Jakarta Timur, pada Senin (17/10). Awalnya, korban dan tersangka berbincang membahas soal podcast. Namun saat obrolan berlanjut tiba-tiba keduanya cekcok mulut.

Korban kemudian menyebut-nyebut nama mertua tersangka. Hingga akhirnya tersangka naik pitam dan langsung melakukan pembunuhan terhadap korban.

Awalnya, cekcok mulut. Korban kemudian menyebut-nyebut nama mertua tersangka hingga naik pitam dan melakukan pembunuhan terhadap korban.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore