Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 15.41 WIB

Kesaksian Pemilik Bengkel Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor: Kalau Saya Telat Sedikit Saja Pasti Terbawa

Yasril memperlihatkan bengkel ban miliknya yang rusak parah akibat kecelakaan beruntun di Puncak Bogor pada Selasa (23/1) siang. - Image

Yasril memperlihatkan bengkel ban miliknya yang rusak parah akibat kecelakaan beruntun di Puncak Bogor pada Selasa (23/1) siang.

JawaPos.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan 9 kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua pada Selasa (23/1) pukul 11.30 WIB. Insiden yang mengakibatkan belasan korban luka-luka tersebut juga menyebabkan sebuah rumah makan dan bengkel ban mobil yang tertabrak truk pengangkut air minum mengalami rusak parah.

Pemilik Bengkel yang juga turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, Yasril, 43, menuturkan, sebelum kejadian dirinya tengah membuka bengkel ban miliknya. Tiba-tiba dia mendengar suara benturan keras dari arah jalan.

Pandangannya lantas beralih ke arah datangnya suara. Yasril melihat 3 mobil bertabrakan secara beruntun dan melaju cepat ke arah dirinya. Menyadari hal itu, tanpa pikir panjang Yasril langsung lari menjauh.

“Sekira 5 detik, 3 mobil yang kena (bertabrakan) tiba-tiba sudah di sini (bengkel ban) dan menabrak 1 mobil lagi. Kalau saya telat sedikit saja pasti terbawa,” ujar Yasril dilansir dari Radar Bogor (Jawa Pos Group)

Mobil truk yang diduga mengalami rem blong itu diperkirakan Yasril melaju dengan kecepatan 60-70 kilometer per jam. Ia menyebut truk itu bisa selamat (tidak melaju lebih jauh) dan tidak memakan lebih banyak korban lantaran tertahan mesin pembuka ban di bengkel miliknya.

Usai kejadian tersebut, Yasril yang masih mengalami syok melihat sejumlah korban berhamburan. “Ada penjual bakso, ada anak-anak yang sedang beli bakso kepalanya kena benturan, yang saya lihat 7-8 orang, mereka lalu dibawa ke Rumah Sakit,” terang Yasril.

Akibat tubrukan itu, bengkel milik Yasril mengalami rusak parah. Dia memperkirakan kerugian yang dialami mencapai Rp 150 juta. Dirinya berharap ada ganti rugi yang diberikan kepada dirinya dan korban lain.

“Mudah mudahan ada ganti ruginya, soalnya kan saya merintisnya susah,” pungkas Yasril.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore