
Suasana Stasiun Bogor sebagai salah satu titik pemantaun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari pertama, Rabu (15/4/2020). Stasiun Bogor yang biasanya rama oleh penumpang KRL kini terlihat sepi sejak diberlakukannnya PSBB. PT Kereta Commuter Indones
JawaPos.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah berlaku sejak Rabu (15/4). Namun, kebijakan tersebut dinilai belum berjalan efektif untuk memutus rantai penyebaran virus korona atau Covid-19.
"Efektifitasnya (PSBB) kecil mungkin iya," kata Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin dalam diskusi virtual Daerah Tangkal Wabah, Minggu (26/4).
Ade menyebut, salah satu kurang efektifnya PSBB di Kabupaten Bogor terkait masih efektifnya penggunaan kereta rel listrik (KRL) yang melintas Jabodetabek. Menurutnya pengajuan itu ditolak oleh pemerintah pusat.
Ade memandang, agar rekomendasi daerah penyangga seharusnya juga dapat diadopsi. Hal ini semata agar PSBB agar dapat berjalan efektif dan terintegrasi dengan baik.
"Kalau Kemenhub ngotot kereta harus jalan, karena ada tenaga kesehatan atau yang dikecualikan berarti kita harus cari solusi. Kalau kita lepas penumpang seperti sekarang memang saya rasa kita gagal memutus persebaran Covid-19," beber Ade.
Selain itu, Ade menyebut kepastian hukum bagi pelanggar PSBB tak tercantum secara rinci. Menurutnya, ketentuan sanksi dalam PSBB yang pada UU Kekarantinaan Kesehatan seharusnya dapat dijelaskan secara rinci.
"Kalau kita mengacu pada (UU) Kekarantinaan Kesehatan, sudah dijelaskan dalam ayat 1 setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kesehatan, yang tidak patuh dihukum. Sementara dalam PSBB kata-kata wajib itu tidak ada," ujar Ade.
Terlebih, PSBB kini telah diterapkan oleh banyak daerah. Dia menyebut, penerapan PSBB membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam pelaksanaannya.
"Jangan sampai melaksanakan ini tapi hasilnya tak terlihat. Sayang anggaran, sayang biaya, ratusan miliar untuk PSBB ini," ungkap Ade.
Untuk diketahui, Kabupaten Bogor telah menerapkan PSBB sejak Rabu, 15 April 2020 selama 14 hari ke depan. Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang menjadi penyebaran dari episenterum DKI Jakarta.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=dFIExFe5_SA
https://www.youtube.com/watch?v=Xg4Dcl85KEs
https://www.youtube.com/watch?v=nI_SUJ-nk0w

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
