Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Juli 2023 | 14.00 WIB

Usai Berhasil Kabur, Penumpang Ojol Korban Penipuan Loker Bodong Sembunyi di Toilet Stasiun karena Ketakutan

Ilustrasi penipuan.

JawaPos.com – Gira, penumpang ojek online (ojol) yang menjadi korban komplotan penipuan lowongan kerja bodong, ternyata sempat bersembunyi di toilet Stasiun Kranji, Bekasi, usai berhasil kabur dari Rumah Toko (Ruko) tempat para penipu loker melakukan aksi kejahatan. Hal ini dilakukan Gira, karena dirinya merasa takut dikejar oleh para pelaku kejahatan yang menipunya.

“Sempat ngumpet di toilet stasiun. Sampai KRL arah Jakarta datang,” tutur Gira, saat berbincang dengan JawaPos.com, Jumat (28/7).

Kini, Gira sudah bernafas lega karena berhasil kabur dari sebuah Rumah Toko (Ruko) tempat komplotan perusahaan lowongan kerja bodong menjalankan aksinya. Kendati demikian, Gira masih mempertimbangkan untuk melaporkan kasusnya ke kepolisian, meskipun dirinya menjadi korban penipuan dan uangnya sebanyak Rp 350 ribu dari Rp 1,6 juta yang diminta melayang.

“Kalau saya lapor takut identitas saya ketahuan oknum pelaku kejahatan yang mungkin punya jaringan luas. Saya takut ada anggotanya yang bakal cari saya. Saya masih pertimbangkan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang driver ojek online bernama Achmad berhasil menyelamatkan seorang pencari kerja yang terjebak dugaan penipuan lowongan kerja dalam sebuah Rumah Toko (Ruko) di Kota Bekasi.

Dikutip dari instagram @gojek24jam Rabu (26/7), awalnya seorang pria bernama Gira, mencari kerja dan mendapatkan panggilan kerjaan. Adapun proses recruitment sendiri dilakukan di sebuah Ruko di Kota Bekasi. Dalam perjalanannya, bukannya senang mendapat pekerjaan, di dalam Ruko tersebut, Gira justru ketakutan karena seperti ditahan.

Merasa tidak nyaman, Gira pun berupaya memesan ojek online, agar bisa keluar dari Ruko itu.

“Mas tolongin saya. Saya Gemeteran,” ucap Gira usai mendapatkan driver.

Sementara itu, mendapat customer yang terlihat aneh, sang driver pun langsung berupaya menanyakan kondisi costumer.

“Kenapa kak?” Tanya driver bernama Achmad RM.

“Mau kabur dari tempat ini. Saya di Ruko No.83. Saya bingung ijin keluarnya gimana kaya ditahan. Takut kasus penipuan,” jelas Gira.

Mendapati keterangan costumer yang ketakutan, Achmad pun mencoba menguatkan costumer sembari membuat strategi agar costumernya bisa keluar dari Ruko.

“Langsung ke luar aja. Bilang pesen Gofood,” pinta Achmad.

Strategi itu ternyata sempat tak berhasil. Bahkan Gira tetap ditahan di dalam Ruko dan dilaran pesan makanan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore