Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juli 2023 | 13.36 WIB

Pelaku Pemalakan Kedai Kopi di Kebon Jeruk Diduga Pengamen atau Tukang Parkir

 

Pelaku pemalakan di Kafe Hi Kopi Kebon Jeruk.

JawaPos.com–Pengelola kedai kopi Kafe Hi Kopi Rabel Muhammad Ackyl di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menduga pelaku pemalakan terhadap karyawannya merupakan pengamen atau tukang parkir di sekitar lokasi. Hal itu dia ungkapkan usai bertanya-tanya ke warga sekitar.

”Respons orang-orang sana sih ada beberapa orang yang sering lihat gitu. Oh ini kayak gak asing nih mukanya, katanya gitu,” kata Muhammad Ackyl saat ditemui JawaPos.com, Selasa (4/7).

”Waktu sweeping, nangkepnya orang-orang kayaknya kalau gak pengamen tukang parkir (pelaku),” imbuh Ackyl.

Dia mengatakan, saat melakukan pemalakan, pelaku bermodus hendak menukarkan uang receh Rp 500 perak. Saat kejadian, pelaku pun membawa recehan itu dalam kantong plastik kecil.

Sebelumnya, Kedai Hi Kopi Rabel di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengalami pemalakan dari orang tak dikenal pada Senin (3/7) malam. Pelaku memaksa diberi uang sebanyak Rp 600 ribu dengan dalih ditukar uang receh.

Mulanya, Yuyun, 19, karyawati yang saat kejadian menjaga kedai kopi sendirian. Kemudian sekitar pukul 20.30 WIB, pelaku datang bersama satu pria lain mengendarai motor. 

”Saya kira customer, saya buka jendela tiba-tiba dia ngasih kantong yang dalemnya itu uang receh 500 an. Nah dia tiba-tiba bilang gini, mbak biasa,” ujar Yuyun saat ditemui JawaPos.com, Selasa (4/7).

Mendengar hal itu, Yuyun merasa heran. Pasalnya, dia baru kali pertama itu menjumpai pelaku. Saat ditanya apa yang dimaksud dengan biasa itu, pelaku meminta tukar uang receh itu jadi uang Rp 600 ribu. 

”Saya takut kan, boleh saya itung dulu gak buat mastiin dulu?Gak usah. Ini udah saya itung. Kalau mbak-nya gak percaya ini gak ada 200-an 500 semua isinya,” papar Yuyun menceritakan ulang percakapan saat kejadian. 

Setelah itu, korban masih terus berusaha untuk membujuk agar pelaku membiarkannya menghitung terlebih dahulu uang receh tersebut. Tetapi, pelaku tetap memaksa lebih keras.

Bahkan, pelaku seolah tahu bahwa uang sebanyak Rp 600 ribu itu ada di dalam cash drawer bagian bawah. 

”Dia tahu di kasir itu di bawahnya ada uang setoran. Nah dia sampe nunjuk itu mbak di situ ada. Memang di situ ada uang setoran,” ucap Yuyun. 

Pelaku akhirnya mulai meninggi nada bicaranya dan berkata kasar. ”Terus saya di situ juga keadaan takut sendirian dan temannya nunggu depan outlet pinggir jalan,” kata Yuyun.

Dengan berat hati akhirnya Yuyun memberikan uang Rp 600 ribu. Tak berhenti di situ, pelaku selanjutnya malah menggoda korban.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore