Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 20.34 WIB

Lupa Tahiyat Awal saat Sholat, Ini yang Harus Dilakukan untuk Kesempurnaan Sholat

Umat Muslim sedang Melaksanakan Sholat. (Pexels) - Image

Umat Muslim sedang Melaksanakan Sholat. (Pexels)

JawaPos.com - Tahiyat awal biasanya ada pada pelaksanaan ibadah sholat dengan jumlah rakaat sholat lebih dari 2 rakaat. Terkadang, kita lupa melaksanakan tahiyat awal dan langsung berdiri pada rakaat ketiga.

Tahiyat awal memang bukan merupakan bagian dari rukun shalat. Meski begitu, melakukan tahiyat awal sangat penting dilakukan. Tahiyat awal termasuk kategori sunnah ab'adh atau sunnah yang sangat dianjurkan.

Meninggalkan tahiyat awal dalam pelaksanaan ibadah shalat, tetap sah untuk dilakukan. Namun, sholat yang dilakukan jadi tidak sempurna atau cacat karena tidak melaksanakannya.

Ibadah anggota tubuh manusia, sholat tanpa melakukan tahiyat awal seperti manusia tidak memiliki tangan atau kaki karena cacat. Tubuhnya menjadi tidak sempurna.

Apa yang harus dilakukan ketika kita lupa melakukan tahiyat awal supaya ibadah sholat kita tetap sempurna?

Jika kita lupa melakukan tahiyat awal dan langsung berdiri pada rakaat ketiga, namun masih posisi mau berdiri atau belum berdiri tegak, maka sebaiknya kita kembali duduk untuk melakukan tahiyat awal.

Namun, apabila baru ingat tidak melakukan tahiyat awal saat sudah dalam posisi berdiri tegak pada rakaat ketiga, kita tidak boleh duduk lagi untuk melakukan tahiyat awal karena akan merusak ibadah sholat yang kita kerjakan.

Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah hadist:

إذا قامَ أحدُكم منَ الرَّكعتينِ فلم يستتمَّ قائمًا فليجلِس، فإذا استتمَّ قائمًا فلا يجلِسْ ويسجدُ سجدتيِ السَّهوِ 

Artinya, “Bila salah satu dari kalian berdiri dari rakaat kedua dan belum sempurna tegak berdiri, maka duduklah (untuk membaca tahiyat awal); dan bila telah sempurna tegak berdiri, maka jangan duduk, dan sujudlah dua kali sebagai sujud sahwi.” (HR Ibnu Majah).

Untuk mengejar kesempurnaan shalat karena lupa melakukan tahiyat awal adalah dengan melakukan sujud sahwi sebanyak dua kali. Sujud ini dilakukan sesaat sebelum mengucapkan salam pada pengujung pelaksanaan sholat.

Berikut doa sujud sahwi, yang dibaca tiga kali di setiap sujud, untuk mengejar kesempurnaan shalat ketika lupa melakukan tahiyat awal:

سُبْحَانَ مَنْ لَأَيَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Arab latin: Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu.

Artinya: "Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa."

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore