
Ilustrasi peluncuran rudal. (The Guardian)
JawaPos.com - Lembaga wadah pemikir Center for Strategic and International Studies (CSIS) melaporkan, Amerika Serikat mendapati pasokan rudal pertahanan udaranya berkurang secara signifikan.
Dilansir dari Antara pada Kamis, (30/7), berdasarkan perhitungan yang dilakukan CSIS dalam laporan mereka, antara tanggal 27 Februari dan 27 Juli, Amerika Serikat disebut telah menggunakan antara 1.503 hingga 1.571 rudal Patriot dan antara 174 hingga 218 interseptor THAAD.
Sementara itu, pada 27 Februari, Amerika Serikat dilaporkan memiliki 2.330 rudal Patriot dan 452 interseptor THAAD.
Kemudian pada tanggal 27 Juli, stok tersebut berkurang menjadi masing-masing 759–827 dan 234–278 rudal.
Laporan tersebut muncul di tengah seruan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang menginginkan agar Amerika Serikat segera memasok 300 rudal Patriot kepada Ukraina sebelum musim dingin tiba.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022