
Ilustrasi peluncuran rudal. (The Guardian)
JawaPos.com - Lembaga wadah pemikir Center for Strategic and International Studies (CSIS) melaporkan, Amerika Serikat mendapati pasokan rudal pertahanan udaranya berkurang secara signifikan.
Dilansir dari Antara pada Kamis, (30/7), berdasarkan perhitungan yang dilakukan CSIS dalam laporan mereka, antara tanggal 27 Februari dan 27 Juli, Amerika Serikat disebut telah menggunakan antara 1.503 hingga 1.571 rudal Patriot dan antara 174 hingga 218 interseptor THAAD.
Sementara itu, pada 27 Februari, Amerika Serikat dilaporkan memiliki 2.330 rudal Patriot dan 452 interseptor THAAD.
Kemudian pada tanggal 27 Juli, stok tersebut berkurang menjadi masing-masing 759–827 dan 234–278 rudal.
Laporan tersebut muncul di tengah seruan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang menginginkan agar Amerika Serikat segera memasok 300 rudal Patriot kepada Ukraina sebelum musim dingin tiba.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
