Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 13.14 WIB

Nyaris 100 Tentara AS Terluka saat Perang 2 Pekan dengan Iran, Mayoritas Gegar Otak

Ilustrasi ratusan tentara AS dilaporkan terluka selama berperang dengan Iran. (Detroit News) - Image

Ilustrasi ratusan tentara AS dilaporkan terluka selama berperang dengan Iran. (Detroit News)

JawaPos.com - Nyaris 100 personel militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan terluka akibat serangan balasan Iran selama dua pekan terakhir.

Data terbaru yang diungkap Pentagon menunjukkan sebagian besar korban mengalami gegar otak ringan.

Meski demikian, mayoritas di antaranya telah kembali bertugas meski konflik antara Washington dan Teheran terus memanas.

Juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan hampir seluruh korban hanya mengalami cedera ringan.

Ia menyebut sekitar 96 persen personel yang terluka kini sudah kembali menjalankan tugas militernya.

"Mayoritas mengalami gegar otak ringan dan 96 persen di antaranya telah kembali bekerja," kata Parnell dikutip via Guardian.

Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi laporan The New York Times yang menyebut Pentagon diduga menahan informasi mengenai jumlah tentara AS yang terluka akibat serangan Iran.

Parnell membantah tuduhan tersebut dan menegaskan Departemen Pertahanan AS tidak pernah menyembunyikan data korban.

Pengungkapan jumlah korban tersebut menjadi gambaran terbaru mengenai besarnya dampak serangan balasan Iran terhadap pasukan AS yang ditempatkan di berbagai pangkalan militer di Timur Tengah.

Meski sebagian besar korban telah pulih, angka hampir 100 personel yang terluka diperkirakan akan memicu perhatian lebih besar terhadap efektivitas perlindungan pasukan AS di kawasan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore