
Mark Zuckerberg, Chief Executive Officer (CEO) Meta./(Reuters)
JawaPos.com — Ambisi Meta dalam membangun ekosistem kecerdasan buatan kembali mendapat sorotan setelah Chief Executive Officer (CEO) Mark Zuckerberg mengakui bahwa pengembangan AI agent di perusahaannya tidak berjalan secepat yang diperkirakan sebelumnya.
Pengakuan ini muncul di tengah fase restrukturisasi besar yang sedang mengubah arah kerja internal perusahaan teknologi raksasa tersebut.
Meta dalam beberapa bulan terakhir melakukan perombakan organisasi besar-besaran, termasuk pemangkasan sekitar 10 persen tenaga kerja global serta penempatan ulang sekitar 7.000 karyawan ke divisi kecerdasan buatan.
Keputusan tersebut sejak awal diposisikan sebagai strategi agresif untuk mempercepat transisi perusahaan menuju sistem kerja berbasis AI sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Namun, dalam sebuah rapat internal pada Kamis, Zuckerberg mengakui bahwa hasil dari perubahan tersebut belum sesuai harapan. “sistem yang dikenal sebagai agen kecerdasan buatan (AI agent) belum berkembang secepat yang dia perkirakan,” demikian dilaporkan Reuters, Jumat (3/7/2026).
AI agent sendiri merupakan sistem yang dirancang untuk menjalankan tugas secara otomatis atas nama pengguna, mulai dari pekerjaan administratif hingga proses teknis yang lebih kompleks.
Dalam pandangan Meta, teknologi ini menjadi salah satu fondasi penting dalam fase berikutnya dari perkembangan kecerdasan buatan.
Zuckerberg menilai bahwa dalam empat bulan terakhir, laju pengembangan teknologi tersebut tidak menunjukkan percepatan yang diharapkan.
Dia bahkan mengakui bahwa sejumlah asumsi awal perusahaan terlalu optimistis terhadap kesiapan teknologi dan kecepatan adaptasi organisasi internal.
Di sisi lain, dia juga menyoroti proses restrukturisasi yang dinilai belum berjalan seefisien target awal. Perubahan besar yang melibatkan pergeseran tim dan pemangkasan tenaga kerja itu, menurutnya, tidak sepenuhnya berjalan “bersih” seperti yang direncanakan, terutama dalam hal eksekusi dan penentuan waktu.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
