Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 05.57 WIB

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Tembus 1.430 Jiwa, Lebih dari 51 Ribu Orang Masih Hilang

Orang-orang mencari korban di tengah reruntuhan bangunan yang hancur saat upaya penyelamatan terus berlanjut di Catia La Mar di La Guaira, Venezuela. (Edilzon Gamez/Getty Images) - Image

Orang-orang mencari korban di tengah reruntuhan bangunan yang hancur saat upaya penyelamatan terus berlanjut di Catia La Mar di La Guaira, Venezuela. (Edilzon Gamez/Getty Images)

JawaPos.com - Tim penyelamat terus berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat setelah dua gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Venezuela. Hingga tiga hari pascabencana, sedikitnya 1.430 orang dipastikan meninggal dunia, sementara lebih dari 51 ribu lainnya masih dilaporkan hilang.

Seperti dilansir dari Al Jazeera, dua gempa yang terjadi pada Rabu (24/6) itu masing-masing berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5, memicu kerusakan masif di wilayah pesisir, terutama di sekitar La Guaira.

Memasuki Jumat (26/6) malam, pemerintah mulai memperketat akses menuju kawasan terdampak. Langkah tersebut diambil setelah kepadatan lalu lintas dinilai menghambat proses evakuasi dan pencarian korban.

Di tengah keterbatasan personel penyelamat, banyak warga memilih melakukan pencarian secara mandiri. Mereka menggali reruntuhan bangunan dengan tangan kosong demi menemukan anggota keluarga maupun tetangga yang diduga masih tertimbun.

Sejumlah organisasi kemanusiaan mengingatkan bahwa peluang menemukan korban dalam kondisi hidup semakin kecil karena batas waktu kritis selama 72 jam terus berjalan.

Pemerintah Venezuela menyatakan siapa pun yang hendak memasuki wilayah sekitar La Guaira kini diwajibkan memperoleh izin resmi. Namun, hingga kini belum dijelaskan secara rinci siapa saja yang diperbolehkan masuk.

Meski pemerintah menampilkan operasi penyelamatan dalam skala besar, sejumlah warga mengaku kehadiran tim penyelamat negara di lokasi yang paling terdampak masih sangat terbatas.

“Setiap orang yang diselamatkan adalah sebuah keajaiban. Kami tidak akan menyembunyikan apa pun tentang besarnya tragedi ini,” kata Jorge Rodriguez, presiden Majelis Nasional.

Di sisi lain, aparat pemerintah terus menyalurkan bantuan berupa makanan dan air bersih kepada para penyintas di La Guaira. Pejabat Presiden Delcy Rodriguez menegaskan seluruh kemampuan negara tengah dikerahkan untuk memaksimalkan penyelamatan pada masa-masa paling menentukan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore