Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 20.16 WIB

3 Alasan Ilmiah Mengapa Alien Tidak Pernah Mengunjungi Bumi

Cuplikan film Disclosure Day karya Steven Spielberg mengeksplorasi kemungkinan kehidupan di luar Bumi dan memicu kembali rasa penasaran global tentang apa yang mungkin ada di alam semesta (The Conversation) - Image

Cuplikan film Disclosure Day karya Steven Spielberg mengeksplorasi kemungkinan kehidupan di luar Bumi dan memicu kembali rasa penasaran global tentang apa yang mungkin ada di alam semesta (The Conversation)

JawaPos.com - Fenomena keberadaan makhluk luar angkasa kembali menjadi perbincangan global setelah meningkatnya laporan Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) dan pengaruh budaya populer yang terus mengangkat tema kehidupan di luar Bumi. 

Survei di Australia, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lain menunjukkan sekitar sepertiga publik meyakini bahwa alien telah mengunjungi Bumi.

Gelombang minat tersebut semakin menguat setelah pemerintah Amerika Serikat merilis ratusan kasus UAP yang sebelumnya diklasifikasikan, mencakup laporan dari dekade 1940-an hingga kini. 

Di saat yang sama, film terbaru karya Steven Spielberg bertajuk Disclosure Day turut memperkuat imajinasi publik mengenai kemungkinan interaksi manusia dengan peradaban luar angkasa.

Namun, meskipun secara ilmiah kemungkinan keberadaan kehidupan di luar Bumi tidak dapat diabaikan, terdapat tiga alasan utama yang menjelaskan mengapa alien sangat kecil kemungkinannya telah mengunjungi Bumi.

Dilansir dari The Conversation, Selasa (16/6/2026), para ilmuwan menegaskan bahwa tantangan terbesar pertama adalah skala alam semesta yang luar biasa besar, sehingga perjalanan antarbintang menjadi hambatan fundamental yang sulit diatasi bahkan oleh peradaban maju sekalipun.

3 Alasan Mengapa Alien Tidak Mengunjungi Bumi

1. Jarak Antarbintang yang Terlalu Jauh

Pertama, jarak antar bintang berada pada skala yang hampir tidak dapat dibayangkan. Bintang terdekat dari Matahari, Proxima Centauri, berjarak sekitar 4,3 tahun cahaya atau sekitar 40 triliun kilometer. 

Hal ini berarti jaraknya ratusan ribu kali lebih jauh dibandingkan jarak Bumi ke Matahari. Dengan teknologi saat ini, perjalanan tersebut hampir mustahil dilakukan dalam satu masa hidup manusia. 

Bahkan wahana tercepat manusia, Parker Solar Probe, hanya mencapai sekitar 191 kilometer per detik atau 0,064 persen dari kecepatan cahaya. Pada kecepatan itu, perjalanan ke Proxima Centauri akan memakan waktu sekitar 6.650 tahun.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore