
Administrator NASA Jared Isaacman menyampaikan rencana pembangunan pangkalan Bulan dalam konferensi pers di Washington DC (The Guardian)
JawaPos.com - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi menunjuk Blue Origin, perusahaan antariksa milik pendiri Amazon Jeff Bezos, untuk menjalankan misi pertama dari tiga pendaratan Bulan tanpa awak sepanjang 2026.
Penugasan itu menjadi fase awal ambisi Amerika Serikat membangun pangkalan permanen di Bulan melalui proyek bernilai USD 20 miliar atau sekitar Rp 357 triliun, dengan kurs Rp 17.850 per dolar AS.
Keputusan itu diumumkan Administrator NASA Jared Isaacman dalam konferensi pers di Washington DC, Selasa waktu setempat. Penunjukan Blue Origin sekaligus menempatkan perusahaan Bezos di garis depan program eksplorasi Bulan Amerika Serikat, mengungguli SpaceX milik Elon Musk pada tahap awal proyek strategis tersebut.
Dilansir dari The Guardian, Isaacman mengatakan keberhasilan misi Artemis II bulan lalu menjadi pemicu percepatan pembangunan pangkalan Bulan. "Orang-orang kembali menengadah ke langit, kembali percaya pada hal-hal besar, dan kembali memperhatikan ketika Amerika kembali ke Bulan, dan kali ini untuk menetap," ujarnya.
Menurut Isaacman, NASA tidak akan langsung membangun habitat permanen di Bulan, "Kami tidak langsung melompat menuju pangkalan Bulan berbentuk kubah kaca. Kami akan menjalankan pendekatan bertahap dengan mengirim lebih banyak wahana pendarat, kendaraan penjelajah, demonstrasi teknologi, serta muatan ilmiah untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak," katanya. Dia menambahkan, "Pangkalan Bulan itu indah sekaligus berbahaya."
Misi perdana bertajuk Moon Base One dijadwalkan meluncur paling cepat pada musim gugur 2026. Dalam misi tersebut, Blue Origin akan menggunakan wahana pendarat kargo kriogenik Endurance untuk membawa berbagai instrumen ilmiah milik NASA dan mitra swasta menuju kawasan Shackleton de Gerlache Ridge di kutub selatan Bulan.
NASA menyatakan Blue Origin memperoleh dukungan pendanaan awal sebesar USD 230,4 juta atau sekitar Rp 4,11 triliun untuk mendukung dua misi pertamanya. Meski demikian, sebagian besar pembiayaan operasional tetap ditanggung perusahaan Bezos secara mandiri. Isaacman menyebut misi tersebut akan difokuskan untuk mengurangi risiko bagi sistem pendaratan manusia pada tahap berikutnya.
"Moon Base One akan menjadi misi pendarat Bulan pertama dalam sejarah yang didanai secara privat," kata Isaacman. Dia juga menegaskan Blue Origin dipilih karena "peran penting perusahaan itu dalam program Artemis," program utama NASA untuk mengembalikan manusia ke Bulan setelah lebih dari lima dekade.
Di sisi lain, persaingan antara Blue Origin dan SpaceX diperkirakan semakin intensif menjelang evaluasi sistem pendaratan manusia untuk misi Artemis berikutnya. NASA berencana menguji sistem Starship Human Landing System milik SpaceX dan wahana Blue Moon milik Blue Origin dalam misi Artemis III di orbit rendah Bumi tahun depan sebelum menentukan mitra utama untuk misi Artemis IV pada 2028.
Menurut laporan Reuters, NASA juga mengumumkan kontrak baru bagi sejumlah perusahaan swasta lain dalam proyek eksplorasi Bulan-ke-Mars. Lunar Outpost dan Astrolab dipilih untuk pengembangan kendaraan penjelajah Bulan, sementara Firefly Aerospace akan mengembangkan wahana pengangkut nirawak untuk eksplorasi permukaan Bulan pada 2028.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
