
Ilustrasi Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. (AI/ChatGPT)
JawaPos.com - Pemerintah Iran membuka peluang tercapainya gencatan senjata dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Namun Teheran menegaskan bahwa setiap upaya mediasi internasional harus disertai jaminan kuat bahwa serangan dihentikan sepenuhnya dan tidak akan terulang.
Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan negaranya tidak menutup pintu diplomasi, tetapi menetapkan sejumlah syarat tegas sebagai dasar menuju penghentian konflik.
Menurutnya, Iran tidak memulai perang tersebut, sehingga upaya perdamaian harus dimulai dengan penghentian serangan secara menyeluruh.
“Semua upaya mediasi harus memenuhi syarat, bukan hanya mencapai gencatan senjata tetapi juga menghentikan serangan sepenuhnya dan mencegah pengulangan di masa depan,” kata Mohajerani mengutip WANA News Agency.
Ia menegaskan bahwa tuntutan tersebut mencerminkan keinginan serius masyarakat Iran yang ingin konflik segera diakhiri tanpa risiko pengkhianatan atau serangan ulang.
“Kami tidak memulai perang ini, tetapi kami yang akan mengakhirinya,” lanjutnya.
Mohajerani mengungkapkan bahwa Iran sebenarnya sedang terlibat dalam proses perundingan ketika serangan dari Amerika Serikat dan Israel terjadi.
Ia menyebut ini sebagai kali kedua pemboman berlangsung di tengah proses negosiasi.
Karena itu, Iran menilai setiap kesepakatan gencatan senjata harus dilandasi komitmen nyata dari pihak lawan agar tidak menggunakan proses diplomasi sebagai celah untuk melanjutkan serangan.
Ia juga menolak narasi bahwa serangan terhadap Iran dilakukan demi kebebasan atau demokrasi.
“Tujuan serangan ini bukan kebebasan atau demokrasi. Mereka ingin memecah Iran. Target mereka adalah Iran dan rakyat Iran,” kata Mohajerani.
Pemerintah Iran juga melaporkan dampak besar serangan terhadap infrastruktur sipil. Sebanyak 52 fasilitas kesehatan dilaporkan menjadi sasaran serangan dan 11 tenaga medis tewas dalam konflik tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022