Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/David Becker/Files)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengklaim bahwa perang dengan Iran yang hingga kini masih berlangsung diperkirakan akan "segera berakhir". Selain mengklaim sepihak akan berakhir, namun Trump membantah berakhir pekan ini.
"Kami menang telak. Kami jauh lebih cepat dari jadwal," klaim Trump, yang awalnya memperkirakan konflik tersebut dapat berlangsung selama 4-5 pekan, dalam suatu taklimat media di Florida, dilansir dari Antara, Selasa (10/3).
Pernyataan Trump muncul setelah Iran memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru mereka setelah sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, gugur dalam gelombang pertama serangan gabungan AS-Israel.
Mojtaba Khamenei dikenal karena kedekatannya dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Naiknya Mojtaba ke tampuk kekuasaan menimbulkan kekhawatiran di sebagian besar negara bahwa perang, yang memasuki pekan kedua, dapat semakin menggoyahkan kawasan Timur Tengah dan langsung berdampak pada ekonomi global.
Kendati bersikeras bahwa AS telah mencapai keberhasilan militer yang "belum pernah terjadi sebelumnya", Trump mengaku "kecewa" dengan terpilihnya pemimpin tertinggi baru Iran. "Kami pikir ini hanya akan menyebabkan masalah yang sama untuk negara ini," katanya.
Lebih lanjut Trump juga memperingatkan bahwa AS akan menyerang Iran secara agresif jika negara itu berusaha memblokir pasokan energi dunia.
"Kami akan sangat keras menghantam mereka, sehingga tidak mungkin bagi mereka atau siapa pun yang membantu mereka untuk memulihkan bagian dunia itu," katanya.
Namun, ia menyampaikan optimisme tentang harga minyak, mengatakan bahwa harga minyak akan jauh lebih rendah setelah perang berakhir.
Perihal gangguan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, Trump mengatakan AS kurang terpengaruh dibanding China.
"Kami benar-benar membantu China dan negara-negara lain, karena mereka mendapatkan banyak energi dari (selat). Tetapi lihat, kami memiliki hubungan yang baik dengan China. Menjadi kehormatan bagi saya untuk melakukan itu," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022