
Jet tempur F-15 Angkatan Udara Israel terbang di atas Israel dalam perjalanan untuk melakukan serangan di Iran, dalam sebuah foto yang diterbitkan pada 25 Juni 2025. (IDF via Times of Israel).
JawaPos.com - Israel meluncurkan serangan terhadap Iran. Usai melakukan serangan provokatif, Kementerian Pertahanan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.
“Israel meluncurkan serangan preemtif terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap negara,” kata kementerian tersebut dalam siaran pers, dilansir dari Antara, Sabtu (28/2).
Sehubungan dengan itu, Israel memperkirakan akan terjadi serangan balasan dengan menggunakan rudal dan drone, tambah kementerian tersebut.
“Sesuai dengan kewenangannya dan berdasarkan Undang-Undang Pertahanan Sipil, Kepala Pertahanan Israel Katz menandatangani perintah khusus yang menyatakan keadaan darurat di seluruh Israel,” demikian pernyataan kementerian itu.
Sementara itu, pada hari yang sama, sirene serangan udara berbunyi di Tel Aviv untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, dan orang-orang diperintahkan untuk berlindung di tempat perlindungan, lapor seorang koresponden RIA Novosti.
Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel mengirimkan pesan kepada semua orang di negara itu, mendesak semua orang untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan mengingat situasi keamanan saat ini.
