ByteDance didesak Pemerintah AS untuk menjual sahamnya kepada investor AS apabila ingin tetap beroperasi di AS. (dok Demstate)
JawaPos.com – Gedung Putih mengumumkan, bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif (executive order) atau semacam Peraturan Presiden (Perpres) yang menguraikan rencana divestasi (pencabutan modal) ByteDance untuk aplikasi video pendek TikTok, Pada Kamis lalu (25/9/2025).
Dilansir dari laman resmi Gedung Putih AS, pihak Gedung Putih mengklaim dan memastikan Perpres yang diteken Trump tersebut akan melindungi data privasi pengguna TikTok di AS.
Sebab, TikTok akan dikendalikan oleh sekelompok investor AS. Adapun kesepakatan tersebut menyebutkan nilai valuasi TikTok sekitar USD 14 miliar atau setara Rp 234 triliun.
Trump juga menganggap Perpres itu menyelamatkan nasib bisnis ByteDance di AS. “Menyelamatkan TikTok sekaligus melindungi keamanan nasional,” tulis rilis dari Gedung Putih.
Karena, kata Trump, AS telah menunda pemblokiran TikTok sebanyak empat kali. Tepatnya, pada Februari, April, Juni, dan minggu lalu.
Namun, konsekuensi dari Perpres itu, ByteDance hanya akan memegang kurang dari 20 persen saham di TikTok AS untuk mematuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang tentang Perlindungan Warga Amerika dari Aplikasi yang Dikendalikan Musuh Asing atau Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Applications Act, PAFACA pada 24 April 2024.
Selanjutnya, ketika sekelompok investor AS sebagai pemegang saham mayoritas TikTok, otomatis pengendalian aplikasi bisa diatur oleh pemerintah AS. Sementara, Trump menetapkan jangka waktu 120 hari untuk pelaksanaan divestasi TIkTok.
Setidaknya, ketika divestasi TikTok itu rampung, ada empat poin dalam Perpres itu yang bisa segera dilaksanakan.
Pertama, divestasi bakal mampu menghapus aplikasi TikTok dan aplikasi tertentu lainnya dari kendali musuh asing.
Karena nantinya, pemegang saham mayoritas aplikasi TikTok akan berbasis di Amerika Serikat dan kurang dari 20 persen kepemilik saham oleh perusahaan asal Tiongkok, ByteDance atas TikTok atau pihak AS menyebut sebagai entitas atau orang musuh asing.
Kedua, divestasi TikTok menempatkan pengoperasian algoritma dan kode, serta keputusan moderasi konten, di bawah kendali sekelompok investor di AS.
Ketiga, divestasi juga melarang penyimpanan data pengguna Amerika Serikat yang sensitif dengan cara menempatkan data tersebut di bawah kendali musuh asing dan mengharuskan data tersebut disimpan di cloud yang dijalankan oleh perusahaan Amerika.
Keempat, divestasi mencakup pemantauan intensif pembaruan perangkat lunak, algoritma, dan aliran data oleh mitra keamanan tepercaya Amerika Serikat, dan mengharuskan semua model rekomendasi, termasuk algoritm, yang menggunakan data pengguna Amerika Serikat untuk dilatih ulang dan dipantau oleh mitra keamanan tepercaya tersebut.
Sebelumnya dilansir dari Al Jazeera, berbagai sumber menyebut ada tiga investor AS yang sudah siap mengakuisisi TikTok. Di antaranya, Oracle, MGX, dan perusahaan ekuitas swasta Silver Lake. Setidaknya, ketiga investor AS itu mengambil sekitar 50 persen saham di TikTok AS.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022