
Ilustrasi: Kehancuran di Tepi Barat, Gaza, Palestina. Menlu AS Marco Rubio mengecam negara-negara eropa yang mau mengakui Negara Palestina. (Jehad Alshraf/AP Photo)
JawaPos.com -Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio pada Kamis (4/9) waktu AS melontarkan kritik keras terhadap sejumlah negara Eropa yang bergerak mengakui negara Palestina.
Rubio menilai langkah itu justru akan menimbulkan 'masalah besar', apalagi di tengah meningkatnya tensi akibat rencana aneksasi besar-besaran Israel di Tepi Barat.
Dalam konferensi pers bersama Menlu Ekuador Gabriela Sommerfeld di Quito, Rubio menegaskan Washington telah memperingatkan mitra-mitranya soal risiko pengakuan sepihak terhadap Palestina.
“Kami sudah memprediksi hal ini. Kami sudah memperingatkan semuanya. Namun beberapa pihak tetap memilih melangkah dengan sesuatu yang ilusi,” ujarnya dikutip via Royanews.
Rubio juga menuding langkah Prancis dan negara lain memberi ruang bagi Hamas untuk keluar dari jalur negosiasi dan memperkeras tuntutan.
Namun, saat ditanya soal rencana Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich yang ingin mencaplok hingga 82 persen wilayah Tepi Barat, Rubio menolak memberi sikap tegas.
“Itu belum final. Itu masih perdebatan internal politik Israel. Saya tidak akan mengomentari lebih jauh hari ini,” katanya.
Pernyataan Rubio muncul ketika komunitas internasional terus menekan Israel. PBB dan mayoritas negara dunia memandang permukiman Israel di Tepi Barat ilegal menurut hukum internasional, sekaligus ancaman nyata terhadap prospek solusi dua negara.
Bahkan, Mahkamah Internasional pada Juli lalu menegaskan pendudukan Israel ilegal dan meminta seluruh permukiman di Tepi Barat serta Yerusalem Timur dievakuasi.
Sejumlah negara Barat, termasuk Inggris, Prancis, Kanada, Australia, dan Belgia, berencana menyampaikan pengakuan resmi terhadap Palestina dalam Sidang Majelis Umum PBB bulan ini.
Meski begitu, London dikabarkan masih menimbang ulang jika Israel bersedia meredakan krisis kemanusiaan di Gaza dan menunjukkan komitmen pada proses perdamaian jangka panjang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
