
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich memegang peta yang menunjukkan proyek pemukiman E1 pemukiman Maale Adumim, di Tepi Barat yang diduduki Israel. (AP Photo/Ohad Zwigenberg).
JawaPos.com - Israel resmi memberi lampu hijau untuk proyek permukiman baru di kawasan E1, Tepi Barat, Rabu (21/8). Keputusan ini dinilai berpotensi memutus wilayah Palestina menjadi dua dan menghantam peluang terciptanya negara Palestina merdeka di masa depan.
Pembangunan di E1, sebuah lahan terbuka di sebelah timur Yerusalem, sebenarnya sudah digagas lebih dari dua dekade lalu. Namun, rencana tersebut sempat dibekukan akibat tekanan internasional, terutama dari Amerika Serikat (AS).
Kini, pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama Menteri Keuangan ultranasionalis Bezalel Smotrich justru mendorong realisasinya.
“Negara Palestina sedang dihapus, bukan dengan slogan, melainkan dengan tindakan nyata. Setiap permukiman adalah paku di peti mati ide berbahaya itu,” kata Smotrich dalam pernyataan resminya.
Komunitas internasional sendiri hampir bulat menilai pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat sebagai tindakan ilegal dan penghalang perdamaian.
Lokasi E1 dianggap sangat strategis karena menjadi penghubung alami antara Ramallah di utara dan Betlehem di selatan. Jika proyek berjalan, konektivitas kedua kota itu akan terputus, memperburuk fragmentasi wilayah Palestina.
Organisasi pemantau permukiman, Peace Now, menyebut proyek ini tidak punya tujuan selain “menggagalkan solusi politik”. Menurut mereka, langkah Israel justru menentang konsensus global yang mendorong perdamaian melalui solusi dua negara.
Perlu diketahui, mengutip APNews, rencana E1 mencakup pembangunan sekitar 3.500 unit apartemen yang akan menempel pada permukiman Maale Adumim, salah satu yang terbesar di Tepi Barat. Selain itu, Israel juga menyetujui 350 rumah baru di permukiman Ashael dekat Hebron.
Meski secara teori permukiman bisa dibongkar seperti yang pernah dilakukan Israel di Gaza pada 2005, kenyataannya peluang itu sangat kecil.
Pemerintahan saat ini, yang didominasi politisi religius dan ultranasionalis, justru berkomitmen untuk menggandakan jumlah pemukim di Tepi Barat.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
